SDK: Pertemuan AHY-ANIS, Harapan Baru Indonesia

0
556

Mapos, Mamuju – Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar Suhardi Duka (SDK) menilai, pertemuan Ketua Umum DPP Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (06/05/2021) lalu adalah sebuah harapan baru untuk Indonesia.

“Anies dikenal sebagai seorang sipil yang ilmuan sedangkan AHY seorang politisi berlatarbelakang militer, dia sangat nasionalis. Usia Anies yang belum tua, bersanding dengan anak muda, saya kira Indonesia akan bergerak cepat. Ini bisa menjadi harapan bagi kita semua,” katanya, Jumat (07/05/2021).

SDK pun menilai AHY dan Anis adalah dua sosok pemimpin muda yang kredibel dan  leadershipnya yang sangat baik. Karena itu dia diapresiasi pertemuan itu dengan sangat baik.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Pasca Pemerintah menolak mengesahkan hasil KLB ilegal, kata SDK, AHY memang semakin rajin keliling nusantara. Dampaknya, dari hasil survei Lembaga Pendidikan, Penelitian, Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), elektabilitas Partai Demokrat bertengger pada angka 11,2%, berada di posisi kedua setelah PDIP dengan elektabilitas 24%.

Partai Gerindra berada di posisi ketiga dengan elektablitas 9% dan Partai Golkar dengan elektabilitas 7,4%.

Elektabilitas Ketua Umum Partai Demokrat AHY mencapai 8,8%, menjadikan AHY satu-satunya tokoh non pejabat publik yang masuk dalam lima besar tokoh nasional dengan elektabilitas tertinggi.

“Posisi Demokrat semakin solid, semakin kuat dan hampir tidak ada halangan menuju ke (Pemilu) 2024,” katanya.

Hasil survey LP3I itu diyakini sebagai dampak dimenangkannya 3 gugatan yang melilit Partai Demokrat. Yakni Gugatan ke Kemenkumham, gugatan Moeldoko di PN Jakarta dan gugatan Jhonny Allen.

“Kader Partai Demokrat semakin solid dan kuat. Hampir tidak ada halangan menuju kemenangan di Pemilu 2024 mendatang,” katanya.

Diakui, AHY memiliki strategi yang luar biasa dan cerdas. Pertahanannya sangat kuat, lalu menyerang. Sehingga tidak ada celah untuk menumbangkan.

“Tidak gampang ditembus dan tidak serampangan,” kuncinya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.