Satu Tahun Terbaring Sakit, Yunus Menunggu Uluran Tangan Dermawan

Mamuju

Mapos, Mamuju – Orang miskin dilarang sakit, pepatah ini mungkin cocok disandingkan dengan nasib Yunus (58), warga Dusun Saletto, Desa Saletto, Kabupaten Mamuju, Sulbar.

Satu tahun lebih, Yunus terbaring diatas kasurnya yang beralaskan karpet. Bergerakpun susah. Untuk buang air kecil saja, Yunus harus digendong oleh istrinya, Hasania (50).

“Saya sudah berupaya mengobati suami saya ini, dengan berobat kampung namun belum membuahkan hasil. Keterbatasan ekomomi dan tanp BPJS membuat saya tidak membawa ke RS. Biayanya cukup besar bagi ukuruan saya,” kata Istri Yunus, Hasania.

Selama Yunus sakit, Hasania sebagai tulang punggung keluarga. Berbekal ketrampilan dasarnya, ia membuat tusuk sate dari bambu yang kemudian dijualnya kepada pedagang sate. Hasilnya tidak seberapa.

Dengan penghasilan yang pas-pasan, Hasania tidak bisa berbuat banyak melihat suaminya yang kian lama kondisinya semakin memburuk.

Penghasilannya hanya cukup untuk menopang kebutuhan sehari-hari yakni makan dan minum, itupun belum mencukupi.

Maka tiada tindakan yang bisa dilakukan selain berdoa kepada Tuhan agar suaminya diberikan kesembuhan.

Segala upaya sudah ia lakukan demi kesembuhan suaminya, namun apa daya Tuhan masih menguji keluarganya, ia harus meradang asa melihat suaminya, tak terbersit dibenak nya masa-masa bersama suaminya dan seperti ini yang harus ia terima dengan lapang hati.

Yunus didampingi istrinya Hasania.

“Seandainya ada yang menaruh belas kasihan dengan membantu pengobatan suami ini, saya sangat berterima kasih, semoga Tuhan memberikan jalan dan memudahkan urusan kami” pinta Hasania berharap ada dermawan yang sudi membantu pengobatan suaminya.

(toni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *