Sapi Liar Berkeliaran di Kota Mamuju

Mamuju

Mapos, Mamuju – Pengguna jalan poros Pongtiku-BTN Axuri, Urip Sumoharjo-Sudirman, Seokarno Hatta mengeluhkan kondisi jalan yang mereka lalui kerap dilintasi hewan ternak seperti sapi. Bahkan hewan tersebut sempat merusak kaca spion mobilnya.

Rasid warga yang berdomisili di Pongtiku Kecamatan Rimuku, Kabupaten Mamuju, yang ditemui disalah satu warkop di Mamuju mengatakan, ternak warga yang berkeliaran sampai di ruas jalan sudah sangat mengganggu. Bahkan katanya ternak sapi yang dilepas liar sampai ke ruas jalan juga nyaris mencelakai sejumlah pengguna jalan.

Rasid menceritakan pengalamanya, saat melewati jalan BTN Axuri tiba-tiba sekelompok ternak sapi melintas di tengah jalan, hingga mematahkan kaca spion mobilnya. Padahal, ia telah menghentikan kendaraannya saat berpapasan dengan hewan ternak.

”Ini sangat mengganggu dan mengancam para pengguna jalan. Harus ada langkah-langkah yang diambil pemerintah, jangan dibiarkan begini terus,” pintanya, Rabu (8/8/2018).

Rasid mengakui ternak sapi yang berkeliaran di jalan tersebut, sudah berlangsung lama. Namun pemerintah daerah sepertinya tidak serius menangani permasalahan tersebut.

Untuk menangani permasalahan tersebut, Pemda Mamuju harus membuat langkah-langkah penertiban hewan ternak. Sehingga bila ada hewan ternak yang berkeliaran di jalan, tentu harus diamankan.

Jika tidak ada warga yang mengakui hewan ternaknya, maka ternak itu bisa disembelih. Supaya ada sanksi tegas kepada pemillik ternak tersebut.

“Hal itu yang bisa memberikan efek jera,” jelas Rasid.

Hingga kini belum ada penanganan terhadap sapi-sapi yang berkeliaran di daerah Mamuju, bahkan kemunculan sapi ini membawa keresahan masyarakat dan penggendara.

Selain menyebabkan kerusakan pada kendaraan, sapi yang melintas terkadang memakan jualan warga sekitar.

Hanya saja, memang, jelas Rasid, hingga kini belum ada kepedulian pemerintah untuk daerah tersebut.

Sapi berkeliaran di malam hari.

“Program “Mamuju Mapaccing” tanpa realisasi dan pelaksanaanya belum terlihat di lapangan,” sebutnya.

(toni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *