Sandeq Race Tak Semeriah Dulu

Mamuju

Mapos, Mamuju¬†–¬†Sedih, menyelimuti para peserta Sandeq Race (SR) yang tiba di Mamuju pada Kamis (16/8/2018) pukul 14.00 Wita kemarin.

Tanpa penyambutan, peserta Sandeq Race masuk ke kota Mamuju. Bingung dan harus kemana untuk melabuhkan kedatangan mereka.

“Agenda tahunan ini tak semenarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara. Tak ada satupun para wisatawan mancanegara yang terlihat. Tak hanya itu daya tarik masyarakat pun sedikit berkurang. Tak semeriah dulu,” ujar salah satu peserta Sandeq Race, Hudari.

Dia menceritakan, dulu Sandeq Race sangat meriah, wisatawan lokal maupun mancanegara ada.

Dia menyebut, lomba kapal khas Sulawesi Barat yang tersaji dan finish di Mamuju pada 17 Agustus 2018 sangat di sayangkan tak menarik.

“Melalui Sandeq Race Festival 2018, warga yang seharusnya dimanjakan dengan lomba kapal cepat tanpa mesin yang mengusung tema ‘The Hardest, The Longest and The Fastest’ ini namun itu tak tersaji,” tuturnya.

Kapal Sandeq Race.

Diketahui, peserta Sandeq Race yang tiba di Mamuju ada 22 kapal dengan jumlah peserta 8 orang per perahu yang terdiri dari kapala Sandeq Race Masya Allah AIM beNAR, Cahaya Mandar, Merpati Putih, Madala Bintang Timur, GPS, Dewi Laut, Angin Pamasse, Cendrawaih, Banteng Merah, Tammeundur, Surya Persada, Merpati, Bintang Timur, Tintiligan, Damri, Dewa Laut, Rahmat Ilahi, Brest Prancis, Bintang Merdeka, Dondori, Assamalewuang, Pammase.

(toni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *