Luar Biasa, Ormas Ini Beri Layanan Gratis Kepada Masyarakat

Majene

Mapos, Majene – Di zaman seperti sekarang ini hampir tidak mungkin jika ada layanan gratis. Semuanya harus berbayar. Tapi ada saja sekelompok orang yang sudi bekerja dan memberikan pelayanan secara cuma-cuma.

Bagi sebagian masyarakat terutama warga Kabupaten Majene sudah tak asing lagi dengan gerakan Relawan Siaga 86.

Apa itu Relawan Siaga 86 ? Relawan Siaga 86 adalah organisasi masyarakat (Ormas) yang biasa disingkat RS86 dan keberadaanya hadir memang untuk membantu masyarakat.

Relawan Siaga 86 Saat Mengantar Pasien ke RSUD Majene

RS86 berdiri pada tanggal 15 Juli 2017 di Jl. Wortel Monginsidi samping Lapangan Futsal Teater Lingkungan Lipu Kelurahan Labuang Kabupaten Majene.

Beranggotakan 15 orang yang diketuai oleh Aslan Sidang, Wakil Ketua Suhardi, Sekretaris Muh Saleh dan 12 orang pengurus lainnya terdiri dari mahasiswa serta beberapa pelajar ini hadir ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan solusi apa saja terutama dalam layanan kesehatan dan advokasi.

Tumpukan sampah siap kelola

Kepada Mapos Sabtu (02/6/2018) Wakil Ketua RS 86 menyebut, diantara layanan yang kerap diberikan kepada masyarakat yakni pengurusan BPJS di rumah sakit atau Puskesmas.

“Pengurusan BPJS kami lakukan tiap hari karena ada saja pasien yang dirawat di rumah sakit tidak memiliki BPJS. Malah, ada beberapa pasien penderita penyakit dalam, operasi dan yang paling banyak pasien persalinan atau ibu melahirkan. Alhamdulillah dengan gerakan 86 kami bisa membantu masyarakat utamanya ibu-ibu yang melahirkan dengan biaya cukup besar. Biaya cesar saja bisa mencapai Rp10 juta dan bayinya terkadang harus mendapat perawatan ekstra atau harus masuk inkubator sehingga total biaya yang akan dikeluarkan oleh pasien mencapai Rp15 juta-an. Tapi Alhamdulillah, dengan bantuan RS86, kami bisa mengatasi masalah ini. Belum lagi jika pasien kurang mampu rujukan dari Mamuju ke Makassar. Kita tetap berusaha memberikan pelayanan,” ungkap Suhadi panjang.

Selain pengurusan administrasi BPJS katanya, RS86 selalu menyiapkan donor darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene.

Demi kelancaran stok darah jika ada masyarakat yang membutuhkan, gerakan RS86 memiliki data pendonor sebanyak 1.500 orang.

“Mereka selalu siap jika dibutuhkan. Kami langsung hubungi kalau ada pasien yang tiba-tiba butuh. Kami juga menjemput pendonor dan mengantarnya ke rumah sakit. Kami melayani donor darah sampai ke Mamuju dan bahkan Makassar,” kata Suhardi.

Layanan lain yang disediakan oleh RS86 lanjut Suhardi, yaitu pengantaran pasien dari dan tujuan RSUD, mengantar jenazah ke pemakaman, mengurus KTP, KK dan akta kelahiran.

SEMUA PELAYANAN RS86 GRATIS

Kenapa gratis? Karena kata Suhardi, setiap hari bahkan malam sekalipun anggota RS86 siap menjemput sampah di setiap rumah-rumah warga, kantor, dan rumah makan.

“Dari sampah itulah kami jual dan hasilnya kami gunakan untuk biaya operasional kegiatan RS86,” katanya.

Dia berharap agar kegiatan sosial yang dia lakukan mendapat dukungan dari semua pihak termasuk masyakat supaya sampah non organiknya diserahkan kepada RS86 untuk dikelola sebagai penambah biaya operasional dalam melayani.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *