Razia Miras Oplosan di Pasangkayu, 69 botol dan Puluhan Jeriken disita Polisi

Sulawesi Barat

Mapos, Pasangkayu – Mengantisipasi jatuhnya korban akibat miras oplosan, Polres Matra melakukan razia terhadap minuman keras (miras) yang marak beredar di Kota Pasangkayu, Sulawesi Barat. Razia tersebut dilakukan guna mengantisipasi peredaran miras secara oplosan.

Razia yang dilakukan Selasa (24/4/2018) itu dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Matra Iptu Agung. Alhasil, sedikitnya 69 botol miras berbagai merek dan puluhan jeriken miras oplosan jenis cap tikus berhasil disita petugas dari beberapa tempat.

Razia yang dilakukan satuan narkoba Polres Matra pertama menyisir di Jalan Poros Trans Sulawesi Desa Dapurang Kecamatan Dapurang Kabupaten Pasangkayu. Di kawasan itu, petugas memeriksa salah satu rumah milik Adel yang menyediakan serta menjual miras secara bebas.

Alhasil, petugas berhasil mengamankan sebanyak dua jeriken isi 33 liter miras oplosan cap tikus dan 69 botol miras dari berbagai merek. Selanjutnya, keseluruhan botol miras dan jeriken dibawa petugas ke mobil dalmas untuk penyitaan.

Masih di kawasan yang sama yakni di jalan Trans Sulawesi Desa Dapurang Kecamatan Dapurang Kabupaten Pasangkayu, rumah milik Bahar, petugas kembali menyita empat jerigen isi 33 liter miras oplosan jenis cap tikus.

Kapolres Matra AKBP Made Ary Pradana mengatakan razia terhadap miras itu dilakukan sesuai instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian melalui Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar agar memimalisir peredaran miras. Hal itu disebabkan karena adanya korban yang telah meninggal dunia di daerah Jawa akibat miras oplosan.

“Puluhan botol miras tersebut kita sita dari dua tempat berbeda di Kota Pasangkayu. Selain itu satuan narkoba juga menyita sebanyak enam jeriken isi 33 liter miras jenis cap tikus yang juga diduga oplosan,” katanya. Rabu (25/4/2018).

Dijelaskannya, untuk proses selanjutnya pemilik toko miras akan dimintai keterangan dan nanti akan memproses sesuai peraturan daerah. Namun, jika terbukti masih tetap menjual miras oplosan pihaknya akan memproses sesuai undang-undang yang berlaku.

“Puluhan miras dan jerigen kita sita di Polsek Sarudu dan selanjutnya akan dibawa ke Polres Matra untuk dilakukan pemusnaan,” pungkasnya.

Made berharap, menjelang bulan ramadhan, tidak ada lagi miras oplosan.

“Menjelang bulan ramadhan diharapkan dapat meminimalisir peredaran minuman keras dan minuman oplosan ini,” tutupnya.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *