Rakor TPID Majene Bersama Pemkab Blitar Bahas Soal Ini

Majene

Mapos, Majene – Sedikitnya 31 pejabat daerah Kabupaten Blitar berkunjung ke Kabupaten Majene untuk membahas rencana perdagangan antar kedua daerah.

Bupati Majene Fahmi Massiara (kiri) saat memberi cendera mata kepada Bupati Blitar Rijanto (kanan), Kamis 6 Desember 2018 foto : Ist

Bupati Majene Fahmi Massiara dihadapan Bupati Blitar Rijanto dan rombongan saat rapat koordinasi tim pengendalian inflasi daerah (TPID) Kabupaten Blitar menyebut, Kabupaten Majene telah melakukan langkah-langkah percepatan pembukaan dan pengolaan lahan, peningkatan produksi, penangkaran bibit sampai kepada pengolahan bawang merah menjadi sebuah produk dengan nilai ekonomis tinggi.

“Atas capaian itu, Pemkab Majene memperoleh penghargaan TPID kabupaten terbaik kedua tingkat nasional pada tahun 2017 silam,” tutur Fahmi Massiara, Kamis (6/12/2018).

Untuk itu, pada tahun 2018 katanya, TPID Kabupaten Majene didukung oleh pihak Bank Indonesia dalam mengembangkan konsep kerja sama perdagangan antar wilayah.

“Alhamdulillah, atas inisiasi pihak Bank Indonesia telah terbangun komunikasi awal dengan TPID Kabupaten Blitar untuk konsep kerja sama perdagangan antar wilayah komoditas telur dan pakan ayam petelur,” sebut Bupati Fahmi.

Ia menggambarkan bahwa Provinsi Sulbar akan mampu menyediakan pasar yang cukup menjanjikan untuk tingkat konsumsi telur.

“Telur menjadi salah satu hidangan wajib pada kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, khususnya pada waktu perayaan maulid seperti sekarang ini,” ungkap Fahmi Massiara.

Sementara untuk sisi pakan memiliki luasan lahan dan produksi jagung pada periode tahun terakhir menunjukkan tingkat produksi mencapai 7.313 ton dengan luasan panen 1.152 ha.

“Pada tahun 2018 ada penambahan luasan sebesar 3.776 ha dengan target jumlah produksi sebanyak 10.092 ton. Sesuai data ini, maka kami optimis mampu menjadi salah satu penyedia suplai pakan ayam petelur untuk Kabupaten Blitar,” sebut Fahmi.

Dia berharap agar kerja sama kedua daerah dapat terealisasi dalam waktu tidak lama.

(ipunk)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.