Pus Menggugat, Massa Lempari Kantor Diknas Sulbar dengan Air Gelas

Peristiwa

Mapos, Mamuju¬†–¬†Dinilai rendahkan bahasa Pitu Ulunna Salu (PUS), massa PUS mendatangi kantor Diknas Sulbar. Selasa (7/8/2018).

Aksi tersebut sempat diwarnai keributan. Massa yang berjumlah puluhan orang ini mencoba menerobos kantor diknas yang dijaga ketat oleh aparat kepolisian.

H. Damris selaku koordinator aksi mencoba menenangkan para massa. Namun karena kejengkelan para massa aksi, keributan pun semakin meluas.

Diknas pun dihadiahi lemparan air gelas oleh massa yang tak terkontrol.

Foto/istimewa.

Massa meminta DR. Ramli (ASN di Diknas Sulbar) dihadirkan dan segera meminta maaf atas pernyataannya yang menyebut bahasa PUS adalah bahasa yang tidak jelas dan tidak berwujud.

Atas pernyataan Ramli, membuat masyarakat PUS sangat sakit hati dan merasa direndahkan.

“Kami minta DR. Ramli yang tidak jelas dan tidak berwujud untuk segera meminta maaf didepan masyarakat PUS,” sebut massa aksi.

Massa pun menyinggung soal adanya preman yang dipelihara oleh Diknas.

“Mana itu premannya Diknas, suruh keluar,” kembali teriakan dilontarkan oleh massa aksi.

Keributan pun dapat diredam oleh aparat kepolisian hingga jalannya aksi kembali normal.

(toni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *