Polsek Sampaga Antisipasi Balapan Liar Selama Bulan Ramadan

Mamuju

Mapos, Mamuju – Polsek Sampaga mengantisipasi berbagai kerawanan gangguan Kamtibmas selama bulan Ramadan. Balapan liar yang kerap dilakukan kelompok pemuda menjelang sahur dan usai shalat subuh merupakan salah satu yang diantisipasi polisi.

“Balapan liar termasuk salah satu yang kita antisipasi. Untuk mengantisipasi hal ini, kita lakukan patroli,” ujar Kapolsek Sampaga Iptu Mukhtar Mahdi kepada mamujupos.com, Jumat (18/5/2018).

Aksi balapan liar ini sepertinya sudah menjadi tradisi di bulan Ramadan. Kelompok pemuda kerap melakukan balapan liar dan trek-trekan pada dini hari menjelang sahur dan usai shalat subuh, sehingga menimbulkan keresahan warga.

“Selain itu, balapan liar juga rawan menimbulkan kecelakaan,” imbuhnya.

Di wilayah Sampaga, ada sejumlah spot yang menjadi lokasi balapan liar seperti di jembatan panjang Tarailu dan di beberapa lokasi lainnya.

Selain balapan liar, polisi juga mengantisipasi kegiatan sahur on the road (SOTR). Polisi tidak melarang masyarakat untuk melakukan SOTR, tetapi tetap diimbau untuk mentaati peraturan lalu lintas.

“Membagikan makanan sahur tidak dilarang, yang tidak boleh konvoi sambil membuka kap belakang mobil, atau kalau pakai motor tidak menggunakan helm seperti itu,” lanjutnya.

Selain itu, polisi tidak membiarkan ada petasan di perjualbelikan yang dapat mengganggu konsetrasi para jamaah.

“Itu kita larang keras, masyarakat diminta kerjasamanya, apabila melihat dan menemukan penjual petasan segera laporkan kepada kami, kita akan tindaki penjualnya,” pungkas Mukhtar Mahdi.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *