Polisi Ungkap Bisnis Narkoba di Rutan Mamuju

Peristiwa

Mapos, Mamuju – Bisnis narkoba yang diduga dikendalikan dari dalam Rutan Mamuju seperti surga bagi para pelaku narkoba. Hal itu diungkapkan Kapolres Mamuju AKBP Mohammad Rivai Arvan, Kamis (19/7/2018).

Arvan menyebutkan, Rutan Mamuju ditengarai sebagai tempat yang aman untuk menjalankan transaksi narkoba.

“Ini didukung oleh para sipir rutan yang diduga mudah disogok dan mudah berkolusi dengan pelaku narkoba,” ujarnya dalam pernyataannya yang di posting di grub whatsapp.

Menurutnya, hal ini terungkap saat ditangkapnya 3 orang Napi narkoba yang sedang menjalani hukuman di Rutan Mamuju.

”Narapidana tidak akan mungkin bebas didalam tanpa ada kolusi dengan petugas, bisa bebas telepon. Sementara handphone adalah barang terlarang didalam rutan,” bebernya.

Saat ini ketiga orang pelaku sedang dalam proses dan kasus tersebut sementara dikembangkan.

“Untuk nama-nama sementara kita buat inisial A, B dan C saja,” ujarnya.

Arvan menegaskan, para pelaku narkoba memanfaatkan para taping atau tahanan yang sebentar lagi bebas dan dijadikan kurir atau membantu sistem peredaran narkoba baik di dalam rutan maupun di luar rutan.

” 2 dari 3 orang yang ditangkap adalah berstatus taping dan1 lagi sedang menjalani proses pidana 5 tahun. Semuanya merupakan kasus narkoba,” katanya.

Menurutnya, menghentikan barang haram itu sebenarnya mudah.

“Semua itu tergantung ketegasan pihak Rutan dan integritas petugasnya. Selama masih mau bermain mata yah akan terus berjalan,” kata dia.

Dengan begitu, Ia pun akan terus menyelidiki dan akan mengungkap. “Tunggu waktu dan melalui ini saya peringatkan bagi petugas Rutan yang bermain mata akan saya tangkap dan akan saya proses pidana,” tegasnya.

Pihak Polres Mamuju inipun berhasil mengamankan BB kurang lebih 1gram.

Terungkapnya kasus narkoba dari balik Rutan Mamuju bermula dari penangkapan awal, kemudian dikembangkan dan ditelusuri sampai ke Rutan Mamuju.

Ilustrasi.

Secara terpisah Kepala Devisi Lapas Kementerian Hukum dan Ham Sulbar Anwar membantah soal penangkapan tersebut.

”Bukan ditangkap tapi Polres meminjam tahanan untuk dimintai keterangan,” kata Anwar saat dikonfirmasi via seluler.

Ditanya soal adanya dugaan oknum sipir bermain di balik kasus narkoba ? Anwar pun menegaskan, jika ada maka pihaknya pun tak akan segan-segan memprosesnya.

” Kami lagi di jalan menuju Pasangkayu. Sebentar saya kordinasi pak Kapolres ya,” katanya.

(SM)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.