Polisi Pantau Pendistribusian Gas Elpiji 3 Kg di Mamuju

Mamuju

Mapos, MamujuĀ – Pihak kepolisian melakukan pemantauan di lapangan terkait pendistribusian gas elpiji ukuran 3 Kilogram di wilayah hukum Polres Metro Mamuju. Sejauh ini polisi telah melakukan koordinasi dengan agen-agen penyalur persediaan gas elpiji 3 kg jelang ramadhan hingga idul fitri dipastikan tidak mengalami kelangkaan.

Giat ini dipimpin oleh Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Mamuju, Bripka Ahmad Fadli.

“Hasil pemantauan di lapangan ke agen-agen penyalur di tiap wilayah Mamuju dan sekitarnya, tidak ditemukan adanya hal yang mencurigakan oleh agen-agen penyalur di Mamuju dan sekitarnya,” kata Kasat Reskrim Polres Mamuju AKP Jamaluddin kepada mamujupos.com, Jumat (11/5/2018).

Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju serta Pertamina terkait persediaan jelang ramadhan hingga idul fitri. Dari hasil koordinasi, dipastikan stok gas elpiji akan aman. Pihak pertamina juga akan menambah stok elpiji 3 kg agar tidak terjadi kelangkaan.

“Berdasarkan keterangan Kepala Seksi Bidang Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju bahwa pasokan gas untuk wilayah Kabupaten Mamuju ada penambahan het oleh pihak Pertamina. Dipastikan tidak terjadi kelangkaan maupun permainan harga oleh agen” sebut Jamalauddin.

Ia menambahkan, untuk harga gas elpiji 3 kg di pasaran seharga Rp 18.000, diatas harga Het yaitu Rp. 16.000.

Selain itu, tim juga melakukan pemantauan di beberapa kios penjual gas elpiji. Hasilnya, terdapat ada beberapa kios yang diduga melakukan penjualan gas elpiji 3 kg diatas ketentuan dan ini memicu kenaikan harga.

Polisi Pantau Pendistribusian Gas Elpiji 3 Kg di Mamuju.

“Semua kemungkinan yang timbul akan kita antisipasi,” tandas Jamaluddin.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *