Polisi Imbau Masyarakat Supaya Menjaga Habitat Penyu

Majene

Mapos, Majene – Penyu  adalah kura-kura laut yang ditemukan disemua samudra di dunia. Menurut data para ilmuwan, penyu sudah ada sejak akhir zaman Jura (145 – 208 juta tahun yang lalu) atau seusia dengan dinosaurus. Pada masa itu Archelon, yang berukuran panjang badan enam meter, dan Cimochelys telah berenang di laut purba seperti penyu masa kini seperri di tukis dalam Wikipedia Indonesia.

Untuk melestarikan hewan laut yang sudah mulai langka ini, jajaran Polri di Unit III Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reskrim Polres Majene giat melakukan imbauan kepada masyarakat agar menjaga habitat penyu.

Menurut Kapolres Majene AKBP Asri Effendy melalui Ps Kanit Tipidter Polres Majene Bripka Arwin Tompo, pihaknya melakukan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat dan pedagang di Pasar Sentral Majene pada Rabu (06/6/2018) pagi tadi.

“Sekitar pukul 10.30 Wita kami melakukan sosialisasi sekaligus imbauan kepada pedagang dan masyarakat di Pasar Sentral Kabupaten Majene. Kita imbau mereka dan sekalian membagikan selebaran yang mana selebaran itu menyebut agar menjaga penyu. Baik itu induk maupun sarang dan telurnya,” kata Arwin Tompo.

Bahkan ia meminta kepada masyarakat agar segera melapor ke polisi jika ada nelayan atau masyarakat yang menangkap penyu.

“Kalau kebetulan tertangkap di jala, harap segera di lepas. Jangan dibunuh, sebab penyu selain hewan yang dilindungi juga sangat bermanfaat bagi kehidupan laut,” tandasnya.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *