Polisi dan BPBD Matra Antisipasi Banjir Sungai Lariang

Sulawesi Barat

Mapos, Pasangkayu – Mendukung program unggulan Kapolres Matra berupa ngopi mas (ngobrol polisi dengan masyarakat), pelayanan prima dan promoter kepolisian, jajaran polisi di Mamuju Utara (Matra) melaksanakan rapat kontingensi dengan instansi soal penanggulangan jika terjadi luapan air Sungai Lariang Senin (14/5/2018) di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Matra.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala BPBD, Kepala Badan Lingkungan Hidup, Kedis Dikpora, Kabid Kominpo, staff Dikpor, staf inspektorat, pihak Dinas Perikanan, Danramil Pasangkayu, Kapolsek Pasangkayu, staff BPBD Sekertaris Desa Lariang, Kadus Desa Lariang, Babinsa Desa Lariang dan BKTM Desa Lariang.

Rencana kontigensi merupakan proses identifikasi dan penyusunan rencana yang didasarkan pada keadaan yang diperkirakan bakal terjadi. Pada rencana kontigensi ini diskenariokan jika terjadi banjir di Dusun Kalindu Desa Lariang. Dalam area tersebut terdapat sarana pemerintah berupa bangunan pustu, sekolah, bangunan tempat ibadah, lahan permukiman, persawahaan, jalan, jembatan dan pemukiman warga yang harus segera di tangani.

Rapat dengan melibatkan seluruh elemen ini untuk menyamakan persepsi yang dapat terjadi dan tangapan masyarat dalam menanggapi bencana banjir.

Jika tidak dilakukan, oleh masyarakat akan mengangap pemerintah tidak peduli terkait bencana banjir di Dusun Kalindu Desa Lariang.

Kapolsek Pasangkayu menginbau kepala dusun yang hadir agar menjaga ketertiban masyarakat di Dusun Kalindu dan menginformasikan jika ada permasalahan sekecil apapun kepada BKTM dan Babinsa supaya dapat di tembuskan kepimpinan untuk mendapat tindak lanjut.

“Jaga ketertiban dimasyarakat. Berikan pemahaman soal kemungkinan terjadi bencana luapan air sugai yang meresehkan, dan kami dari pihak kepolisian siap membantu untuk menyiakan BKTM dan personil di tenda pengungsian untuk membantu pengungsi bila terjadi hal-hal yang tidak di inginkan yang berakibat buruk bagi masyarakat,” tegas Kapolsek.

Sementara dilaporkan hasil usulan BPBD Pasangkayu sudah mengirimkan usulan permohonan dana balai untuk mengerjakan tanggul yang bobol di Dusun Kalindu Desa Lariang Kecamatan Tikke Raya.

Pihak BPBD juga telah menyiapkan tempat pengungsian dan tenda darurat,
melaksanakan simulasi bencana banjir di sekolah-sekolah di Desa Lariang, menyiapkan bibit bantuan untuk tambak bila mana terjadi banjir yang dapat merungikan petani budidaya tambak dan setelah perbaikan tanggul pemerintah akan di tanami pohon yang tidak berperoduksi sebagai penguat tanggul.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *