Polisi Bekuk Jambret Handphone

Peristiwa

Mapos, Majene – Salah seorang remaja yang masih berusia 16 tahun bernama Fai tidak bisa berkelit saat polisi membekuk dirinya di Mamuju. Ia disangka telah melakukan kejahatan dengan cara menjambret satu buah handphone berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 105 / VII / 2018 / Polda Sulbar / Res Mjn / SPKT, tanggal 28 Juli 2018.

Wakapolres Majene Kompol Muh Arief di hadapan sejumlah wartawan di Mapolres Majene Rabu (1/8/2018) mengatakan, jajarannya telah meringkus dua pelaku kejahatan masing-masing pelaku jambret dan pencurian kendaraan roda dua pada dua tempat berbeda.

Dikatakan untuk jambret handphone oleh tersangka Fai, berdasarkan pengakuan tersangka kepada penyidik dia lakukan pada hari Minggu tanggal 08 Juli 2018 sekitar pukul 23.00 Wita di Jalan A Tonra Lingkungan Saleppa Kelurahan Banggae Kecamatan Banggae Kabupaten Majene.

Wakapolres Majene Kompol Muh Arief menceriterakan ikhwal pelaku melakukan kejahatan. Bermula pada hari Minggu tanggal 08 Juli 2018 sekitar pukul 23.00 Wita, di Jalan A Tonra Lingkungan Saleppa Kelurahan Banggae Kecamatan Banggae Kabupaten Majene. Tersangka Fai bersama temannya yakni tersangka RZ berboncengan dengan menggunakan sepeda motor merek Yamaha Jupiter warna ungu dari Kecamatan Campalagian Polman tujuan Kabupaten Majene.

Setelah tersangka Fai sampai di Kabupaten Majene, tersangka Fai dan RZ berkeliling disekitar wilayah Pusat Pertokoan Majene.

Sesampainya di dekat tanggul sungai dekat jembatan Pusat Pertokoan, tersangka melihat dua orang perempuan sementara duduk-duduk di tanggul sungai sambil memegang handphone.

Tersangka Fai dan Tersangka RZ lalu mendekati korban dan berpura-pura menanyakan alamat.

Saat tersangka Fai menanyakan alamat, tersangka RF yang masih berada diatas motor bersama langsung merampas handphone milik korban dan lari menggunakan sepeda motor menuju Campalagian.

Polisi yang mendapat laporan dari korban segera melakukan upaya pengembangan dan mengejar tersangka.

Hasilnya, pada hari Senin tanggal 30 Juli 2018 sekitar pukul 15.00 Wita Tim Passaka Polres Majene mengejar pelaku setelah sebelumnya mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di Mamuju.

Tersangka Fai ditangkap tanpa melakukan perlawanan. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita 1 unit handphone merek VIVO Y-71 warna rose gold.

Sementara untuk tersangka RZ masih dalam tahap pengambangan.

Terhadap pelaku Fai kata Kompol Muh Arief, ia disangkakan dengan Pasal 363 ayat (1) ke 3 dan 4 Subs 362 KUH. Pidana Jo UU RI No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 (tujuh) tahun.

(ipunk)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.