Polda Sulbar Bersama Organisasi Wartawan Deklarasikan Anti-Hoax

Mamuju

Mapos, Mamuju¬†–¬†Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat menggandeng lima organisasi wartawan daerah, masing-masing Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Ikatan Wartawan Online (IWO), Jurnalis Online (JOIN) serta satu organisasi lokal yakni Ikatan Jurnalis Sulbar (IJS) untuk mendeklarasikan anti hoax.

Selain itu, Polda juga akan menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk ikut bersama-sama melawan berita-berita hoax.

“Masyarakat komunitas motor, bahkan masuk ke SMA-SMA dan universitas,” imbuh Kapolda Sulbar Brigjen Pol. Baharuddin Djafar. Selasa (13/2/2018).

Deklarasi anti-hoax yang dilakukan Polda Sulbar dan organisasi wartawan ini dinilai Kapolda sangat penting. Sebab, saat ini tidak sedikit masyarakat yang mempercayai berita hoax sehingga menimbulkan perpecahan.

“Tujuannya adalah agar negara kita itu, khususnya di Provinsi Sulbar, bisa bebas dari hoax, karena hoax ini sangat berbahaya dan bisa jadi virus pemecah-belah bangsa,” imbuhnya.

Ia menegaskan, bila ada oknum anggota Polri yang menyebarkan berita hoax maka sanksi amat berat.

Baharuddin mengatakan menggandeng organisasi wartawan melakukan kampanye anti hoax dimaksud agar bisa bersama menjaga stabilitas keamanan. Pemanfaatan media sosial tidak bisa dihindari. Namun yang harus dihindari adalah pemanfaatannya yang salah.

“Cerdas memanfaatkan media sosial harus menjadi yang utama. Manfaatkan media sosial secara bertanggung jawab dan jangan dipakai untuk menghasut dan mengadu domba,” kata Baharuddin.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *