Plt Bupati Amujib: Upah Tenaga Honorer Perawat Rp 50 Ribu, Itu Mengada-ada

Kesehatan

Mapos, Polman – Terkait cuitan ratusan tenaga honorer perawat dengan gaji Rp50 ribu hingga Rp100 ribu perbulan, ditampik oleh Plt Bupati Polman, Amujib.

Dia mengatakan, itu tidak benar, dan mengada-ada, silahkan di kroscek lagi.

”Upah yang mereka terima selama ini sebesar Rp1 juta perbulan. Selain itu, mereka juga diberikan SPPD. Silahkan di kroscek sesuai fakta yang ada agar kita bijak dalam memberi komentar,” ujarnya. Rabu (9/5/2018).

Selain itu, kata Amujib, untuk pengangkatan honorer menjadi CPNS, semua mengacu pada regulasi di pusat.

“Semua pusat yang tentukan, bukan di daerah,” jelasnya.

Ia mengatakan, pemerintah daerah hanya mengusulkan sesuai dengan kebutuhan. Keputusan selanjutnya ada di pusat.

Untuk itu, Amujib berharap agar semua pihak dapat melakukan pengecekan data terkait jumlah tenaga perawat honorer di Polman.

“Silahkan di kroscek kembali, apakah jumlah mereka ribuan atau ratusan. Apakah status mereka honorer atau hanya sukarela,” jelasnya.

Hal ini penting, agar dalam memberikan tanggapan tidak terjadi kekeliruan.

Selanjutnya, kata Amujib, terkait adanya issue, ancaman pemecatan.

“Yang mau pecat siapa. Mereka kan yang mau mogok kerja, artinya kan mereka sendiri yang mau berhenti. Dan tentunya bila mereka berhenti kami harus mencari penggantinya. Pelayanan kesehatan di Polman tidak boleh terhambat hanya karena mereka mau mogok kerja,” tutur Amujib.

Sebelumnya, ratusan perawat honorer di Kabupaten Polman menggelar aksi unjuk rasa di kantor Bupati dan DPRD Polman beberapa hari lalu.

Mereka menuntut agar pemerintah daerah dapat memperhatikan kesejahteraan pada perawat honorer, mulai dari upah dan dapat diangkat menjadi CPNS. Karena selama ini mereka hanya menerima upah sebesar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu perbulannya.

(toni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *