Petugas Pantarlih Siap Tunaikan Tugas 17 April

Politik

Mapos, Majene – Tahapan pemilihan umum (Pemilu) 2019 terus berjalan. Sejumlah kegiatan mulai dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majene.

Salah satu kegiatan KPU yang dilaksanakan adalah pelantikan dan bimbingan teknis (Bimtek) petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih).

Ada dua kelurahan di Kabupaten Majene yang memulai kegiatan tersebut pada Jum’at 13 April 2018 lalu yakni Kelurahan Banggae dan Kelurahan Galung dan dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Galung.

Tercatat untuk Kelurahan Banggae terdapat 19 Partarlih, sedangkan Kelurahan GalungĀ ada 9 Pantarlih yang dilantik.

Dalam acara yang di buka secara langsung Lurah Galung Nur Salam itu, para Pantarlih diambil sumpahnya serta membacakan fakta intergritas yang dipimpin Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Galung, Muh Amin.

Dalam sambutannya, Lurah Galung Nur Salam berharap kepada setiap Pantarlih bisa bekerja secara optimal dan teliti, sehingga setiap warga bisa terdata.

“Bgaimana cara kita semua menyukseskan Pemilu dengan baik, karena proses pemilu ada di tangan Pantarlih,” ucapnya dihadapan Pantarlih.

Dia juga menyarankan agar setiap Pantarlih senantiasa selalu berkordinasi dengan semua pihak terkait, termasuk para PPS dan PPK.

“Saya harapkan kerja samanya dengan baik karena kalianlah ujung tombak. Jangan sampai ada warga yang tidak terdata,” Nur Salam.

Dalam acara ini petugas Pantarlih diberikan materi terkait cara kerja mencoklik serta tugas pokok dan fungsi serta dasar-dasar hukum p
Pemilu tahun 2019.

Ketiga Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Banggae juga hadir dalam kegiatan itu. Diantaranya Muh Dardi, Rahmad dan Muh Akbar Sukri.

Sementara, Ketua PPK Kecamatan Banggae, Muh Dardi juga menyempatkan diri membawa materi memberikan arahan kepada setiap Pantarlih.

Salah satu arahan yang ia kemukakan adalah warga yang mengidap gangguan jiwa harus didata walaupun secara pisik terganggu jiwanya. “Namun jika tidak ada keterangan dokter tidak boleh diabaikan. Jadi kalau ada warga yang menurut pengamatan terlihat gila tapi tidak ada keterangan dari dokter jiwa harus tetap didata sebagai wajib pilih,” pungkas Dardi.

Para Pantarlih yang telah diambil sumpahnya tersebut akan mulai melaksanakan tugas pada Selasa 17 April 2018 mendatang.

(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *