Persebaya Pulangkan ‘Si Anak Hilang’

Olahraga

Mapos – Kejutan hadir di latihan Persebaya pada Sabtu 20 Januari 2018. Muncul pemain lokal baru di Lapangan Polda Jatim, dia adalah Fandi Eko Utomo.

Nama Fandi sudah tidak asing lagi di pentas sepakbola Indonesia. Musim sebelumnya, gelandang ini memperkuat Madura United. Namun kontraknya tidak diperpanjang musim.
Selain itu, Fandi juga pernah tercatat sebagai pemain Timnas U-23. Putra legenda Persebaya, Yusuf Ekodono itu sebenarnya juga hasil binaan kompetisi internal Persebaya. Namun namanya mulai mencuat saat membela Persela U-21.

Pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera mengatakan status Fandi Utomo belum resmi bergabung dengan Persebaya kerena masih ingin dilihat dulu kemampuannya sebelum teken kontrak.

Fandi Eko Utomo.

“Memang kami minta Fandi gabung ke Persebaya, tapi kami masih melihat penyesuaian dia di tim seperti apa,” kata Alfredo usai latihan di Lapangan Polda Jatim, Sabtu 20 Januari 2018.
Pemain yang dikenal memiliki ketenangan ini mengawali karier bersama SSB Bina Yunior dan pindah ke klub Fajar, anggota kompetisi internal Persebaya. Dari tempaan kompetisi internal, Fandi terpanggil memperkuat tim Persebaya Junior tahun 2007 yang saat itu juga tampil dengan Andik Vermansah yang membawa gelar juara.

Namun sempat meninggalkan Surabaya tak lama dengan membela Persekap Kota Pasuruan dan menjuarai Piala Soeratin U-18 2008. Setelah itu, Fandi kembali ke Surabaya untuk membela klub Divisi Tiga, Surabaya Muda. Pada saat yang sama ia juga masuk susunan tim Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kota Surabaya dan PON Jatim. Setelah itu ia berlabuh di Persebaya U-21.

Namun karena kondisi internal di Persebaya saat itu sudah muncul konflik dualisme, Fandi akhirnya hijrah ke Persela Lamongan dan rela tampil bersama Persela Lamongan U-21. Dari Persela ini, Fandi kemudian bergabung di Timnas U-22 dalam kualifikasi Piala Asia (AFC) U-22.

Di putaran kedua Liga 2 musim lalu, sebenarnya Persebaya sudah berniat memulang Fandi Utomo ke Surabaya. Saat itu, Fandi jarang tampil di Madura United karena posisinya hampir sama dengan seniornya Slamet Nurcahyo.

Namun tertunda karena Fandi masih terikat kontrak dengan tim berjuluk Laskar Sappe Kerrab itu. Musim ini, kontraknya tidak diperpanjang seiring perombakan besar yang dilakukan Madura United.

(*)

(Sumber : Viva.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *