Pengantin di Polman Ini Rela Seberangi Sungai untuk Bersatu

Sulawesi Barat

Mapos, Polman – Demi cinta, apapun akan dihadapi. Mungkin inilah yang dialami Hasman (33), pemuda asal Desa Amola, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat

Demi melaksanakan pernikahan dengan kekasih tercinta di Desa Benteng Paremba, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, yakni Jumria (22), Hasman dan puluhan anggota keluarganya menempuh perjalanan sekitar kurang lebih setengah kilometer, melewati jalan terjal serta menyeberang Sungai yang memisahkan dua Kabupaten tersebut dengan berjalan kaki.

Pukul 07.00 Wita, Hasman dan keluarganya sudah basah-basahan karena harus terjun ke Sungai dengan berjalan kaki. Pakaian untuk menghadiri akad nikah pun basah terkena arus sungai.

“Tidak ada pilihan lain, harus lewat Sungai kalau mau cepat. Baju basah, nanti juga kering di jalan,” kata Hasman sambil menenteng sepatunya, setelah sampai di seberang sungai.

Bukannya tidak ada jalan aspal yang mulus serta kendaraan, ini adalah jalan alternatif untuk bisa sampai dengan cepat.

Pengantin di Polman Ini Rela Seberangi Sungai untuk Bersatu.

“Bukan berarti tak ada kendaraan, tapi ini jalan pintas, daripada harus berkeliling puluhan kilo dengan berkendaraan, mending jalan kaki karena yang memisahkan kami hanyalah Sungai ini,” ungkapnya kepada mamujupos.com sembari tersenyum. Rabu (2/5/2018).

(toni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...