Pembagian Sembako di Monas Menelan Korban Jiwa

Peristiwa

Mapos, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan bagi-bagi sembako di Lapangan Monas menimbulkan korban jiwa. Dua anak meninggal akibat berdesak-desakan.

“Ada dua korban yang mesti kehilangan nyawanya, yaitu saudara kita Mahesha Junaedi (12) dan satu lagi adinda Rizki (10). Keduanya warga Pademangan.

Adinda Rizki bersama Mahesha Janaedi harus kehilangan nyawa karena berdesak-desakan,” kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (30/4/2018).

Sandiaga mengatakan, sudah bertemu dengan pihak panitia penyelenggara. Dia sedang berkoordinasi untuk meminta pertanggungjawaban.

“Kami sekarang sedang berkoordinasi dengan panitia untuk tindak lanjutnya dan bagaimana langkah tanggung jawab dari panitia atas kejadian yang telah terjadi. Sangat kita sayangkan,” tegasnya.

Sandiaga juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian mengusut kasus tersebut. “Tentunya kita akan berkoordinasi sama kepolisian,” sebutnya.

Dia menyebutkan, ada beberapa kesalahan yang dilakukan oleh FUI. Di antaranya, panitia menggunakan logo resmi Pemprov DKI tanpa izin. “Ini bukan event Pemprov DKI,” ungkapnya.

Yang kedua, masih kata Sandiaga, pelaksanaan FUI tidak sesuai dengan kesepakatan awal, yang dalam perizinan tak mencantumkan agenda pembagian sembako.

“Ketiga, bahwa panitia tidak bertanggung jawab terhadap kebersihan taman, dan prasarana dan kegiatan di sekeliling area Monas,” tukasnya.

Terakhir, menurut Sandiaga, panitia tak melakukan antisipasi sehingga mengganggu ketertiban.

“Kenyamanan dari pengunjung dan terjadi penumpukan pengunjung yang tidak diantisipasi dengan baik dan tidak terkoordinasi dengan baik. Terakhir panitia tidak dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban umum,” ujarnya.

Sebelumnya, Forum Untukmu Indonesia (FUI) menyelenggarakan acara bagi-bagi sembako di Monas pada Sabtu (28/4/2018) lalu. Acara bagi-bagi sembako itu berakhir sekitar pukul 17.00 WIB. Pihak FUI menyatakan ada 400 ribu kupon sembako dan makanan gratis yang dibagikan.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *