Pedagang Ikan di Kelurahan Pangali-ali Majene Tak Patuh Prokes

0
45

Mapos, Majene — Sejumlah pedagang ikan di sepanjang tanggul penahan ombak di Kelurahan Pangali-ali Kecamatqn Banggae Kabupaten Majene tak patuh protokol kesehatan ditengah Pandemi Covid-19.

Nampak hampir semua pedagang ikan di depan dagangannya tak menggunakan masker. Berbeda dengan konsumen atau pembeli yang patuh menjaga kesehatan dengan tetap menggunakan masker.

Menurut salah seorang warga, alasan tidak menggunakan masker oleh para pedagang ikan lantaran melemahnya kontrol pemerintah atas protokol kesehatan seperti menggunakan masker saat keluar rumah dan mencuci tangan.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

“Yang pemerintah lakukan sekarang adalah gencar meminta masyarakat umum untuk mau divaksin. Bukan lagi penegasan tetap mematuhi prokes,” ujar salah seorang warga bernama Udin.

Menanggapi hal itu, Kasapol PP Kabupaten Majene, Zainal Arifin, Selasa (22/6/2021) mengatakan, penegakan Surat Edaran Bupati Majene terkait memutus rantai penyebaran Covid-19 masih berlaku.

Hanya saja kata dia, biaya operasional tidak ada untuk menggerakkan stafnya melakukan penegakan aturan. “Susah juga menggerakkan anggota ke lapangan karena tidak ada biaya operasional. Paling tidak biaya untuk BBM. Yah, pandai-pandainya saja kita siasati teman-teman turun ke lapangan,” ujar Zainal Arifin.

Dikatakan, masyarakat sudah seharusnya sadar bahwa Covid-19 belum berakhir. “Jadi sebaiknya tetap patuhi Prokes terutama pakai masker jika keluar rumah dan jaga jarak. Apalagi, pedagang yang harus berinteraksi dengan pembeli, tentu sangat beresiko tertulis,” tutupnya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.