Panlok Larang Wartawan Liput Ujian SBMTN, Ini Reaksi Pers

Pendidikan

Mapos, Majene – Seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan pada hari ini Selasa (8/5/2018) di SMK Negeri 2 Majene diwarnai protes oleh kalangan insan pers setempat. Pasalnya, oleh panitia lokal (panlok) ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun pelajaran 2018 melarang jurnalis meliput kegiatan tersebut.

Salah seorang jurnalis Mandarnews, Irwan menilai apa yang dilakukan oleh panlok dari Unhas sangat berlebihan.

Menurut dia, selama SBMPTN berlangsung di tahun tahun sebelumnya, belum pernah wartawan dilarang meliput.

“Heran juga kenapa baru sekarang dilarang. Padahal, publik juga ingin tahu seperti apa pelaksanaan seleksi itu berjalan,” ujar Irwan.

Terpisah, Humas Unsulbar Lies Indraeni Atjo mengatakan, memang oleh tim monitoring dan evaluasi (monev) pusat melarang wartawan meliput sampai ke dalam ruangan.

“Memang dilarang meliput sampai ke dalam ruangan pak. Kami minta pengertiannya, karena dapat mengganggu aktifitas seleksi,” tandas Lies.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *