Organisasi Wartawan Sulbar Bacakan Empat Poin Deklarasi Anti Hoax

Mamuju

– Organisasi wartawan daerah se Sulawesi Barat (PWI, IJTI, AJI, IWO, JOIN dan IJS) berkumpul di ruangan Vicon Mapolda Sulbar. Dengan berbaris rapi. Suara yang lantang penuh dan semangat untuk mengikuti deretan kalimat pembaca teks.

Terdapat empat poin yang dibacakan. Seruan dan janji ini bertujuan guna melawan kabar bohong atau hoax.

“Kita mengerti dampak hoax itu sangat besar. Hoax berpotensi menimbulkan konflik sosial dan fitnah yang dapat mengancam keutuhan masyarakat Sulbar dan NKRI,” tutur Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar, Selasa (13/3/2018.

Ia mengajak semua unsur untuk bersama-sama menjaga situasi kondusif di Sulawesi Barat. Salah satunya dengan setop menyebar informasi hoax berupa tulisan, gambar dan video di medsos.

Dikrektur mamujupos.com, Fajaruddin Soeno sangat merespons positif Deklarasi Anti Hoax tersebut.

“Hoax itu bisa merusak sendi-sendi kehidupan bernegara. Kami mendukung upaya polisi menjaga situasi kondusif di Sulawesi Barat dan seluruh NKRI,” ungkap Fajaruddin.

Empat poin Deklarasi Masyarakat Anti Hoax yakni:

1. Menetang / Menolak segala bentuk hoax dan ujaran kebencian yang dapat merusak perdamaian dan tatanan sosial Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

2. Kami mendukung pihak Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Sulbar dalam melakukan tindakan tegas terhadap segala bentuk penyalagunaan media sosial dan politisasi dengan isu SARA

3. Kami mendukung pemerintah dan segala bentuk gerakan masyarakat anti hoax serta siap membantu pemerintahan dalam melaksanakan sosialisasi penggunaan internet dan media sosial yang sehat dan bertanggung jawab

4. Kami menghimbau kepada seluruh warga Indonesia, khususnya Provinsi Sulawesi Barat, agar tidak mudah percaya terhadap berita sebelum dicek kebenarannya.

Mamuju, 13 Maret 2018

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *