Orang Tua Calon Siswa Rela Begadang Demi Formulir

Majene

Mapos, Majene – Sebagai sekolah rujukan, tentu saja SD Negeri 2 di Lingkungan Kampung Baru Kelurahan Labuang Utara Kecamatan Banggae Timur menjadi primadona. Tak ayal, ratusan orang tua calon siswa rela begadang untuk mengantre dari malam hingga pagi hari demi mendapatkan formulir.

Beginilah keadaan para orang tua siswa yanv tengah mengantre di SD Negeri 2 Majene                 foto: Ist

Salah seorang orang tua calon siswa Ma’ga Senin (4/6/2018) kepada wartawan mengaku kalau dirinya mengantre di SD Negeri 2 sejak malam hari. “Betul sekali pak, saya antre jam dua belas lebih dikit kebagian ditengah hehehe tetap semangat sampai jam setengah enam pagi baru dikasih nomor antrean pak,” sebut Ma’ga.

Menurut dia, jika datang jam 01.00 Wita, orang tua calon siswa sudah tidak kebagian formulir karena cuma 84 orang yang bisa masuk.

Ia mengaku, hingga pagi tadi sejumlah orang tua calon siswa kembali antre mengambil formulir pendaftaran.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Ashar Malik dikonfirmasi mengaku dirinya sudah mengetahui soal keadaan pengambilan formulir di SD Negeri 2. “Mau diapa, karena sudah begitulah keadaannya. Di sana hanya menerima 84 siswa sementara peminat banyak. Untuk mengatasi itu, perlu ada penambahan RKB (ruang kelas baru),” kata Ashar Malik.

Lebih jauh dia mengatakan, sebenarnya masyarakat juga harus turut memberikan solusi atas tidak meratanya jumlah siswa di masing-masing sekolah. “Seperti di wilayah Kampung Baru, di sana ada SD Negeri 4, ada SD Negeri 6 dan sebagainya. Semua mata pelajaran sama,” ujar Ashar.

Menyikapi kodisi seperti yang ada saat ini, Ashar Malik berinisiatif untuk menerapkan sistem zonasi dimana melalui sistem ini akan dilakukan pembagian wilayah berdasarkan domisili siswa.

“Misalkan, siswanya warga Kelurahan Lembang, di sana ada SD Negeri 60,” singkat Ashar Malik seraya berjanji akan melakukan klarifikasi kepada pihak SD Negeri 2 Majene terkait pembagian formulir yang dia lakukan pada malam hingga dini hari.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *