Oknum Dokter Tertangkap Nyabu Terancam Dipecat

Kesehatan

Mapos, Mamuju – Belum lama ini, satuan narkoba Polres Metro Mamuju menangkap seorang dokter inisial M dan seorang perawat. Nampaknya kedua tersangka terancam sanksi pemecatan secara tidak hormat.

Menurut Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, Mansur, tertangkapnya dua oknum petugas kesehatan sangat mencoreng institusi kesehatan khususnya di wilayan Sulbar, pada hal mereka paham tentang obat-obatan berbahaya dan tidak namun malah mereka yang kedapatan mengkomsumsi obat terlarang (sabu).

”Ini adalah kejadian yang memalukan. Keduanya tahu soal obat, mana yang mengandung zat berbahaya dan mana yang tidak namun tetap mengkomsumsinya. Ini yang kedua kalinya mereka tertangkap,” kata Mansur.

Mengacu kepada PP nomor 53 tahun 2010 tentang kedisiplinan PNS bisa saja mendapatkan hukuman berat dengan pemberhentian dengan atau tidak hormat dengan pelanggaran peraturan perundang-undangan tentang penyalahgunaan narkoba yang ke dua kalinya dengn kasus yang sama.

Apalagi kata Mansur, seorang tenaga medis sangat memahami dampak terhadap pemakaian narkoba.

”Keduanya dipastikan terancam pemecatan secara tidak hormat,“ ujarnya.

Mansur mengaku, oknum dokter yang berhasil ditangkap oleh polisi itu merupakan petugas kesehatan yang ada di Puskesmas Binanga dibawa naungan Dinkes Kabupaten Mamuju. Sementara rekannya yang juga berprofesi perawat itu bukan dari bagian staf kesehatan Mamuju.

” Yang saya tahu, staf Dinkes Mamuju tenaga dokter yang bertugas di PKM Binanga sedangkan tenaga perawat bukan staf Dinkes Mamuju,” jelas Mansur.

Sekretaris Dinas Kesehatan, H. Mansur.

Atas kejadian itu, Mansur meminta kepada kepolisian untuk memberi hukuman bagi para pelaku narkoba tanpa terkecuali apalagi narkoba sangat mengancam masa depan bangsa.

(usman)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.