Muhammad Risal Nakhodai KNPI Majene Periode 2018-2021

  • 24 Feb 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 394
Gambar Muhammad Risal Nakhodai KNPI Majene Periode 2018-2021

Mapos, Majene – Setelah melalui perjalanan panjang, akhirnya Muhammad Risal diserahi tanggungjawab sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Majene periode 2018 – 2021.

Dihadapan Bupati Majene Fahmi Massiara, Ketua KNPI Provinsi Sulawesi Barat Isra D Pramulya serta undangan lainnya, Muhammad Risal berterima kasih kepad Bupati Majene Fahmi Massiara, Mithar Tala Ali – Kadis Perhubungan Majene dan semua yang terlibat dalam acara pelantikan karena tanpa dukungan mereka acara pelantikan tidak sukses sesuai harapan.

Dikatakan, Pelantikan Orientasi Pengurus dan Raker DPD KNPI Kabupaten Majene periode 2018-2021 di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene, Minggu 24 Pebruari 2019 mengusung tema Revitalisasi Pemuda Dalam Pembangunan Daerah.

“Pemuda dalam setiap etape sejarah bangsa ini dimulai dari tahun 1908, 1928 hingga 1945 sampai kepada 1974 banyak mengalami tantangan. Atas solidnya pemuda dan seiring keinginan bangsa sehingga pemuda turut serta dalam mewujudkan kemerdekaan bangsa. Tujuan pemuda saat ini adalah untuk mendorong pembangunan nasional,” kata Muhammad Risal.

Dalam proses pembangunan dewasa ini, katanya KNPI tentu harus lebih mengambil peran penting karena didalamnya terdiri dari keterwakilan perwakilan-perwakilan OKP terbaik.

“Di dalam kepengurusan KNPI, saya yakin dan percaya kami dapat diwujudkan sinergitas ke seluruh pihak, baik dengan pemerintah daerah maupun masyarakat. Gerakan KNPI harus dibangun secara vertikal dan horizontal,” tegas Risal.

Lebih jauh kata dia, banyak harapan ke depan yang ingin dibangun tentunya berangkat sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan sesuai amanat Peraturan Presiden nomor 66 tahun 2017 tentang Koordinasi Lintas Sektor Kepemudaan. “Di dalamnya tertuang indeks pembangunan melalui pemuda,” katanya.

Khususnya di Kabuoaten Majene yang telah menjadi pusat pendidikan lanjut Risal, harus didorong melalui peningkatan sumber daya manusia seperti Jogja.

Akhirnya, ia berharap roda organisasi tetap akan berjalan sesuai harapan dan memulai orientasi kepengurusan dengan DPD KNPI Provinsi Sulbar.

Sementara pada kesempatan sama, Bupati Majene Fahmi Massiara mengatakan, bicara soal KNPI dimana di dalamnya terdiri dari berbagai OKP.

“KNPI sebagai induk OKP dibutuhkan sinergitas dalam mendukung program pemerintah. Termasuk dukungan positif atas visi misi Pemkab Majene sebagaimana dibungkai dalam MP3,” kata Fahmi.

Sebutan pemuda kata dia semakin tren saat ini dengan sebutan kaum milenial.

“Dengan kehadiran KNPI sebagai kaum milenial akan bisa memberi rekomendasi kepada pemerintah untuk secara bersama-sama membangun daerah. Mari kita bangun daerah kita dengan membuka ruang dialog,” katanya.

Dia berharap dengan terbentuknya kepengurusan KNPI Majene yang baru agar dapat solid dan lebih memajukan sinergitas antara pemuda dan pemerintah daerah.

(ipunk)