Hak Jawab
Muh. Rusli : Tidak Benar Saya Melakukan Pemotongan Dana Desa

Berita Utama

Mapos, Mamuju – Muh. Rusli, Sekcam Budong-budong dan juga penjabat kepala desa Babana Kecamatan Budong-budong Kabupaten Mamuju Tengah pada saat itu, membantah terkait tudingan miring yang menyebutkan dirinya diduga melakukan pemotongan terhadap Dana Desa (DD) pada proyek jembatan Dusn Alla-alla.

“Isu itu tidak benar saya melakukan pemotongan DD,” bantah Muh. Rusli saat dikonfirmasi mamujupos.com, Sabtu (20/1/2018) pagi sekitar pukul 09.00 WITA di salah satu warkop di Mamuju.

Muh. Rusli Sekcam Budong-budong.

Muh. Rusli malah mempertanyakan seputar tuduhan pihak-pihak tertentu yang telah menyebutkan dirinya sempat melakukan pemotongan DD terhadap proyek jembatan tersebut.

“Kejadian yang menyebutkan saya melakukan pemotongan DD itu kapan atau tanggal berapa?. Jadi harus jelas. Jangan sampai timbul fitnah terhadap diri saya,” ungkap Muh. Rusli.

Muh. Rusli mengaku sepengetahuannya isu miring yang dianggap memfitnahnya tersebut terjadi dugaan pemotongan justru ia sendiri tidak mengetahuinya secara pasti.

“Sepengetahuan saya apa yang dituduhkan itu tidak benar, bisa saya buktikan dengan kwitansi pembayaran dan di kwitansi itu lengkap telah di bayarkan kepada pelaksana kegiatan kepala Dusun Alla-alla,” tegasnya.

Dan dijelaskan lagi, pembangunan jembatan allah-alla sesuai dengan juknis dan telah rampung 100 persen.

Sementara itu, pengambilan dana pada item pembangunan jembatan Alla-alla, sudah diserahkan langsung kepada penanggungjawab pembangunan yakni kepala dusun Alla-alla Abdul Muin.

Pengambilan dana tersebut dibuktikan dengan kuitansi yang diperlihatkan Muh. Rusli kepada media sebanyak empat lembar dengan total Rp70 juta.

Untuk diketahui pencairan dana desa dilakukan bertahap sehingga dana pembangunan jembatan juga bertahap diserahkan bendahara Desa Babana.

“Pembayaran dilakukan secara bertahap oleh bendahara Desa Babana,” tutur Muh. Rusli.

Sebelumnya, diberitakan Seorang oknum yang berdinas di kantor Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, yang juga selaku penjabat di Desa Babana yang juga sebagai Sekcam ini diduga melakukan pemotongan Dana Desa (DD) pada proyek jembatan tani di Dusun Alla-alla, Kecamatan Budong-budong, Mamuju Tengah.

(usman) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *