Meski Banjir, Siswa SDN di Marambeau, Pasangkayu Tetap Sekolah

Sulawesi Barat

Mapos, Pasangkayu¬†–¬†Banjir masih melandai wilayah Kabupaten Pasangkayu. Genangan air yang tinggi mengakibatkan siswa sekolah dasar harus menyeberang di sekitar halaman sekolah dan tempat tinggal.

Seperti yang terjadi siswa SDN Marambeau, mereka berangkat ke sekolah dan menyeberangi banjir yang menggenang di halaman sekolah.

Bangunan gedung sekolah terlihat digenangi air. Luapan air yang masuk ke halaman sekolah belum surut. Namun, ruang kelas masih dapat digunakan untuk proses belajar.

Kegiatan belajar mengajar berjalan seperti biasa.

Siswa SDN Marambeau masih bisa berangkat untuk mengikuti kegiatan belajar-mengajar. Namun, terkendala halaman sekolahnya tergenang banjir hingga 40 sentimeter lebih.

Menyeberangi banjir, para siswa tersebut berjalan kaki menerobos banjir hingga tiba di sekolahnya.

Salah seorang orang tua siswa, Musdalifah menuturkan untuk kegiatan belajar-mengajar tidak ada masalah. Hanya saja, untuk menuju ke sekolah jalan dan halaman digenangi air cukup tinggi.

“Tiap tahun memang digenangi air banjir saat musim hujan. Tapi untuk jalan dan halaman masih tergenang banjir,” papar dia.

foto/istimewa

Ditambahkannya, di tahun-tahun sebelumnya, tak sedikit siswa yang mengalami sakit gatal pada kaki.

“Karena berangkat-pulang terkena banjir sehingga kena gatal-gatal. Jadi pas di kelas tidak bisa konsentrasi. Harapannya segera ada solusi,” tandasnya. Jumat (9/11/2018).

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.