Merasa di PHP Oleh Pemda Mamuju, Ketua DPRD: Sakitnya Tuh Disini




Mapos, Mamuju – Menanggapi prihal pertayaan wartawan terkait upaya rasionalisasi dari Pemda Mamuju untuk perawat yang berstatus tenaga kontrak, tentunya akan ada pengurangan disetiap Puskesmas dan akan menimbulkan pengangguran baru di Kabupaten Mamuju, Ketua DPRD Mamuju, Hj. Siti Suraidah Suhardi mengatakan, ini juga yang menjadi persoalan, karena satu sisi kita ingin lapangan kerja yang ada di Mamuju bisa kita penuhi, disisi lain pencegahan pengangguran perlu ditekan, sedangkan disisi lain, anggaran untuk gaji tenaga kontrak perawat minim.

“Jadi, kita harus lihat dulu porsi anggarannya. Bila ingin menambah perawat, tentunya kembali saya katakan, kita harus lihat lagi dari sisi anggarannya,” kata Suraidah.

Terkait 31 tenaga kontrak yang diberhentikan oleh Bupati Mamuju, lagi-lagi surat DPRD tidak ditanggapi oleh Pemda Mamuju.

Suraidah pun menjawab, masyarakat sudah tahu, beberapa kali kami mengeluarkan rekomendasi selalu ditolak oleh Bupati. Silahkan menilai sendiri.

“Saya sebagai ketua DPRD tidak didengar. Biar kita teriak-teriak samaji,” tutur Suraidah.

Kembali wartawan bertanya, terkait surat DPRD Mamuju untuk menaikkan gaji para perawat pun tidak ditanggapi Pemda Mamuju.

Begini kata Suraidah, pernahki di PHP kah, pernah to

“Sakitnya tuh disini,” ujar Suraidah sembari menunjukkan hatinya.

Simak videonya komentar Ketua DPRD Mamuju

(usman)

loading...

Instagram

  • Instagram Image
  • Perjuangan Muh. Dimas Ayogya Julianto hingga juara umum 3 nasional pra yuinor A Grand Indonesia Open Archery Championship
  • Penyerahan hadiah
  • Demi olahraga dan panahan di Sulbar khususnya...lbh baik 👍
  • Bersama coach andalan, pak Andre Vieneth 😍😍😍😍😍

Ikuti Kami...