Mengenal Lebih Dekat Sosok Kapolres “Metro” Mamuju, AKBP Mohammad Rivai Arvan

Lifestile

Mapos, Mamuju – AKBP Mohammad Rivai Arvan, S.I.K., M.H. merupakan jebolan Akademi Polisi (Akpol) tahun 1998.

Ia dipercayakan oleh Mabes Polri sebagai Kapolres Metro Mamiju dan menerima tongkat kepemimpinan itu pada bulan Oktober 2017 lalu.

Sebelum menjabat Kapolres “Metro” Mamuju, namanya mungkin sudah sering kita dengar melalui pemberitaan – pemberitaan, baik di media elektronik, media online maupun media cetak.

Namanya memang familiar ditelinga karena Ia merupakan salah satu personil Bareskrim Mabes Polri yang pada saat itu berhasil membongkar praktik penipuan berkedok Travel Umroh yang merugikan ribuan jemaat First Travel.

Memegang tongkat komando sebagai Kapolres “Metro” Mamuju, AKBP Mohammad Rivai Arvan, S.I.K., M.H. langsung membuktikan kualitas dan Keunggulannya dengan membuat berbagai terobosan dan mengungkap sejumlah kasus – kasus besar di Kabupaten Mamuju.

Di awal tahun 2018, tepatnya pada bulan Februari, ia melihat kondisi kota Mamuju diselimuti praktek-praktek kejahatan sosial. Untuk mencegah kejahatan-kejahatan itu, dibentuklah team khusus yang diberi nama “Python” dengan tujuan untuk memberantas segala bentuk tindak Pidana atau aksi premanisme yang sangat meresahkan masyarakat.

Selama terbentuknya team python, hampir dua bulan ini telah berhasil mengungkap 25 kasus kriminal yang terdiri dari 13 kasus Kriminal umum dan 12 kasus penyalahgunaan narkotika serta berhasil meringkus para tersangka sebanyak 34 orang dengan rincian, 18 orang pelaku tindak kriminal umum dan 16 orang pelaku penyalahgunaan narkotika.

Dilihat dari perawakannya, orangnya memang tegas dan bertangan dingin namun tetap humanis merupakan kuncinya dalam menangani dan menyelesaikan setiap permasalahan maupun problem yang ada di institusinya maupun di masyarakat.

Pada April 2018, ia kembali menorehkan sejarah penegakan hukum di tanah Manakarra ini dengan berhasil memimpin anggotanya dalam meringkus gembong narkotika lintas provinsi dengan barang bukti terbesar sepanjang sejarah Sulawesi Barat.

Tak tanggung – tanggung, barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 1 kilogram Narkotika jenis sabu dan enam butir pil ekstasi, bila dirupiahkan mencapai Rp 2 miliar rupiah serta berhasil mengamankan dua orang pelakunya yang berdomisili di kota Palu Provinsi Sulawesi tengah.

Gembong narkoba itu diringkus oleh team Python Polres “Metro” Mamuju di pelabuhan feri Mamuju sesaat setelah para pelaku turun dari kapal yang mereka tumpangi dari pulau Kalimantan.

AKBP Mohammad Rivai Arvan, S.I.K., M.H.

Atas pengungkapan kasus narkoba terbesar sepanjang sejarah di Sulawesi Barat, kita patut memberikan apresiasi yang setinggi – tingginya atas kinerja Kapolres “Metro” Mamuju dan jajarannya dalam menjaga keamanan di Kabupaten Mamuju yang telah menyelamatkan anak-anak bangsa dari kehancuran akibat Narkoba.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *