Membangun Karakter Mapos

Berita Utama

Mapos, Mamuju – Perencanaan dalam penyusunan sebuah produk jurnalistik media online sangat penting. Dengan perencanaan yang baik lewat rapat redaksi mamujupos.com (Mapos) yang dihadiri oleh pemimpin redaksi dan para redaktur serta wartawan, maka akan dihasilkan produk jurnalistik berupa penyajian berita dan gaya menulis yang berisi liputan-liputan yang menarik dan edukatif.

Hal ini yang menjadi bahan kajian dalam rapat tersebut yang digelar di Mokko Donut & Coffee Maleo Town Square Mamuiu, Minggu (01/07/2018).

Dalam rapat itu pula, direksi membahas soal program ke depan Mapos.

“Rapat redaksi ini adalah tahap awal dari proses pembuatan sebuah produk jurnalistik,” kata Pimpinan Redaksi mamujupos.com, Herman Mochtar.

Menurut dia, melalui rapat redaksi akan ditentukan liputan apa saja yang hendak dilakukan untuk mengisi halaman di mamujupos.com. Selain itu, juga dilakukan pembagian tugas wartawan atau desk yang akan meliput. Termasuk foto dan data pelengkap yang dibutuhkan.

Setelah tahapan rapat redaksi selesai dilakukan, berikutnya adalah melakukan peliputan berita, penyusunan atau penulisan berita, penyuntingan atau pengeditan berita, hingga penyebarluasan atau publikasi dari berita itu.

“Ingat, setiap tahapan harus ditentukan juga deadline atau masa penyelesaian masing-masing tahapan. Karena tanpa deadline, maka produk jurnalistik yang kita inginkan tak akan selesai dan akibatnya molor tak sesuai harapan atau perencanaan,” kata Herman.

Dia juga mencontohkan materi-materi peliputan yang menarik. Herman mencontohkan materi-materi seperti lifestyle, motivasi, atau perkembangan teknologi dan dunia hiburan sebagai materi yang menarik untuk diliput.

Crew Mapos.

“Kurangi materi-materi berat seperti soal politik atau berita-berita nasional, yang itu sudah banyak dimuat media online atau media massa lain. Anak muda sebagai sasaran biasanya tak tertarik dengan pemberitaan seperti itu,” katanya.

Herman juga mengarahkan wartawan Mapos untuk memberi ruang para politikus dan pejabat untuk memberikan komentar yang humanis. Sebisa mungkin yang tidak berkaitan dengan politik.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *