Masram Beberkan Tiga Kesalahan Fatal Timsel KPU Sulbar

Mamuju

Mapos, Mamuju – Sebagai warga negara, Masram akan melayangkan laporan ke Ombusdman, KPU RI dan DPR RI terkait dugaan kejanggalan dalam proses seleksi calon anggota KPU Sulbar.

”Insya Allah, hari Senin, saya akan memasukkan aduan ke tiga lembaga yakni Ombusdman, KPU RI dan komisi II DPR RI,” ujar Masram, Sabtu (7/4/2018)

Menurut Masram ada tiga point materi laporan yang akan di adukan. Pertama, timsel diduga melanggar juknis terkait seleksi administrasi.

Dimana, adanya indikasi satu orang peserta yang cacat adminstrasi diloloskan dan konyolnya timsel memberikan kesempatan untuk melalukan perbaikan berkas pada tahapan wawancara. Padahal setiap tahapan ada waktunya.

Kedua, timsel tidak melaksnakan juknis terkait hasil test chat dengan meloloskan peserta yang angkanya dibawah 60.

Ketiga, timsel disinyalir tidak mensyaratkan pemeriksaan mata dan THT pada tahapan test kesehatan. Padahal hal ini wajib dan diisyaratkan dalam juknis.

“Diduga adanya konsprasi antara timsel dan oknum peserta,” kata Masram.

Masram menanggapi penjelasan Ketua Timsel terkait hasil tes cat yang disebutnya ambang batas atau untuk memenuhi kouta 35.

”Saya melihat timsel sangat keliru dalam menterjemahkan aturan itu. Karena dalam juknis sangat jelas bahwa batas kelulusan hasil test cat 60,” ujarnya.

Masram menyebutkan, ketentuan 35 adalah paling banyak. Artinya apabila ada peserta yang mencapai nilai lebih dari 35 maka harus diurut berdasarkan nilai tertinggi pertama sampai dengan 35. Tetapi kalau tidak cukup maka tidak wajib memaksakan dan harus mencukupkan 35.

Masram.

Dengan demikian, Masram meragukan independensi oknum timsel karena adanya dugaan hubungan pekerjaan antara salah seorang anggota timsel dengan salah seorang peserta yang dapat menimbulkan konflik kepentingan.

(fitri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *