Maling Aki PLTS Ketangkap Tangan Tengah Beraksi

Gambar Maling Aki PLTS Ketangkap Tangan Tengah Beraksi

Majene, Mapos — Upaya pemerintah memberikan sarana dan prasarana kepada masyarakat terus dilakukan, tidak terkecuali sarana penerangan jalan. Namun sayang, ada masyarakat yang tega merusaknya.

Terduga maling aki PLTS tengah beraksi di atas tiang di Tubo Poang Kecamatan Tubo Kabupaten Majene, Minggu 30/12/2018 foto : Ist

Tengok saja sarana Program Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang gencar dibangun pemerintah beberapa tahun silam, kini hanya sebagian saja menyala.

Satu-persatu perangkat itu mati lantaran akinya dicuri orang seperti yang terjadi di Desa Tubo Poang Kecamatan Tubo Kabupaten Majene.

Menurut keterangan Rahmat warga setempat, Minggu (30/12/2018) sekitar pukul 03.30 dini hari tadi, masyarakat setempat memergoki pencuri aki tengah beraksi di atas tiang PLTS setinggi 8 meter yang dilengkapi besi pengaman.

Saat ditangkap kata Rahmat, pelaku mengaku berasal dari Mamuju.

Usai ditangkap, pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Malunda.

Kepala Unit Res Polsek Malunda, Bripka Supriadi dikonfirmasi terpisah mengaku, pihaknya sudah menahan terduga pelaku pencurian aki PLTS berisial IKH (20) warga Lembang Desa Limbua Lecamatan Sendana.

“Iya, kita sudah tahan. Tapi dua orang temannya masing-masing IBR (18) alamat Somba blakang Gedung Serbaguna Sendana dan
ACH (40) alamat Tasiu Kecamaran Kalukku Kabupaten Mamuju masih kita kejar,” terang Bripka Supriadi.

Dihadapan Polisi, terduga mengaku, selain mencuri aki PLTS Desa Tubo Poang Kecamatan Sendana, ia juga sering melakukan aksinya di Lingkungan Pao-pao, Bukit Tinggi dan Banua Kecamatan Malunda.

Bahkan, kata Bripka Supriadi, aki PLTS di jalan arteri Kabupaten Mamuju disikat habis oleh pelaku bersama rekannya.

Disinggung soal motif pelaku dalam menjalankan aksinya, Bripka Supriadi menyebut, hasil penjualan aki digunakan untuk membeli minuman keras dan foya-foya.

Kini terduga masih dalam pemeriksaan intensif oleh Polsek Malunda.

“Kita masih mendalami, apakah pelaku mempunyai jaringan atau bagaimana,” tandas Bripka Supriadi.

(ipunk)