Luar Biasa, Para Pemuda Mamasa Ini Bagikan Masker Gratis

Gambar Luar Biasa, Para Pemuda Mamasa Ini Bagikan Masker Gratis

Mapos, Mamasa – Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker menjadi kebutuhan masyarakat saat ini dalam upaya menangkal penyebaran Covid-19. Namun demikian kelangkaan masker terjadi di berbagai daerah, tak terkecuali di Kabupaten Mamasa.

Sulitnya masyarakat menemukan alat pelindung diri ini, membuat sejumlah pihak khususnya industri-industri rumah tangga berinisiatif membuat masker dari kain untuk dijual.

Di Kabupaten Mamasa, masyarakat masih banyak yang kesulitan mendapat masker. Selain akibat kelangkaan barang, juga ketidak mampuan daya beli, khususnya masyarakat ekonomi kurang mampu.

Kondisi ini menggugah 14 orang pemuda Mamasa. Mereka berinisiatif dengan sukarela membuat masker dari kain untuk dibagi-bagikan secara gratis. Menyisir para pedagang sayur dan sembako dalam kota Mamasa. 

Aksi pemuda bagi-bagi masker gratis berlangsung pada, Rabu (25/03/2020) di sekitar kompleks Pasar Lama Mamasa. Pusat berjualan para pedagang kaki lima setiap harinya.

Rion Jeprianto yang mengkoordinir aksi sosial ini menyebutkan, kegiatan yang mereka lakukan tersebut murni hasil inisiatif mereka sebagai generasi muda, dalam menyikapi sulitnya masyarakat mendapatkan masker.

“Para pedagang itu setiap hari duduk di pinggir jalan menjajakan barang dagangan tanpa masker. Di tengah-tengah kondisi bahaya covid 19,” katanya.

Rion bersama 13 orang rekannya pun sepakat memilih sasaran penjual sayur dan pedagang kecil lainnya. Sekedar meringankan beban mereka.

“Jadi ini hasil dari pemikiran anak muda yang sama-sama kumpul untuk berbagi. Dan yang dibagikan itu kami proritaskan kepada pedagang-pedagan sayur dan pedagang lainnya  yang sama sekali tidak bisa membeli dan memiliki maske,” ungkap Rion kepada Mapos.

Dalam aksi pertama ini, mereka telah membagikan masker sebanyak 150 buah yang mereka pesan di salah satu penjual masker kain di Mamasa. Mereka pun membelinya dengan patungan.

Menurut Rion, aksi kemanusiaan ini masih akan dilaksanakan. Ia berharap semoga mereka mampu memesan masker lebih banyak lagi untuk dibagi-bagikan, mengingat masih banyak masyarakat yang belum memiliki alat pelindung tersebut.

(anis)

Baca Juga