Dugaan Kasus Pelecehan Seksual
LPA : Pelaku Anak Termasuk Korban

Hukum

Mapos, Mamuju – Kasus pelecehan seksual dibawah umur yang terjadi di Bonehau, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju mendapat respon dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sulsel.

Selain Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), LPA pun turut merespon langkah kepolisian di Mamuju yang secara tanggap merespon cepat kasus tersebut.

LPA, Ibu Waridah.

LPA Sulsel, Waridah Safie mengatakan, kasus seperti ini ibarat fenomena gunung es. Ada aturan khusus dalam penanganan kasus tersebut. Berbeda halnya dengan kasus orang dewasa.

Dalam prinsip perlindungan anak, kata Waridah, pelaku anak sebenarnya juga adalah korban. Mungkin korban dari pengasuhan keluarga atau korban dari lingkungan atau korban penggunaan media sosial yang tidak terkontrol. Disini kita butuh penggalian lebih jauh terhadap kasus anak ini.

”Khusus kasus ini, pelaku dan korban harus sama–sama di dampingi pihak keluarga dan diperlukan konseling fsikolog. Pemerintah atau Negara harus menyediakan itu,” kata Waridah.

Olehnya itu, pentingnya pemahaman dan kepedulian orang tua dan masyarakat dalam melindungi anak. Memberikan pendidikan yang layak serta menumbuhkan rasa saling menghormati.

“Itu yang harus ditanamkan dalan diri seorang anak,” terang Waridah. Senin (29/1/2018).

(salim majid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *