Letkol Rahman : Mari Kita Saling Memaafkan di Bulan Suci

Majene

Mapos, Majene – Letkol Inf Rahman Tamampu Leho – Komandan Kodim 1401 Majene mengajak masyarakat untuk saling memaafkan di bulan suci Ramadhan. Karena memaafkan orang lain adalah sifat orang yang bertaqwa.

Hal ini dikatakan Rahman saat membawakan ceramah agama di Masjid Al Muawanah Desa Ba’babulo Kecamatan Pamboang Selasa (22/5/2018).

Dalam safari Ramadhan yang diikuti oleh tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, Babinsa Koramil 1401-02 Pamboang, Babikamtibmas Polsek Pamboang, jamaah Masjid Al Muawanah serta masyarakat sekitar, Rahman menyebut, tujuan berpuasa adalah menjadi orang yang bertaqwa.

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan Tuhanmu. Surga beserta langit dan bumi disediakan oleh Allah SWT untuk orang-orang yang bertaqwa, yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya kepada fakir miskin, baik diwaktu lapang maupun sempit. Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan orang lain akan sangat disukai oleh Allah karena Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan,” ungkap Rahman.

Kita berada di bulan Suci Ramadhan kata Rahman, beribadah dan beramal shaleh mempunyai penilaian yang istimewa dari Allah SWT. “Ramadhan adalah tamu Allah, yang datang bersama kita dan tidak ada jaminan kita ketemu lagi bulan suci Ramadhan yang akan datang. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan betul bulan suci Ramadhan ini. Sebagaimana disebutkan dalam QS Al-baqarah ayat 183 ” Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkannya atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa,” urai Rahman.

Selain membahas derajat taqwa, Rahman tak lupa minta kepada orang tua lingkup masjid itu untuk mengontrol dan mewaspadai anak-anak yang penggunaan media sosial.

“Saat ini banyak sekali bertebaran informasi-informasi yang mengandung konten negatif, sehingga dikhawatirkan dapat memengaruhi pola pikir anak-anak kita. Perkembangan teknologi tak bisa dibendung sehingga selaku orang tua, kita harus berikan pemahaman kepada anak-anak kita untuk menggunakan gadget secara bijak. Jangan hanya berharap peran dari sekolah-sekolah, tapi kerja sama semua pihak dibutuhkan,” tegas Rahman.

Sebelum menutup ceramah, Rahman mengajak para jamaah untuk selalu beristighfar dan bertaubat seperti dirinya.

“Karena dengan rutinitas beristighfar dan bertaubat akan menghapus dosa-dosa yang kadangkala dilakukan oleh seorang manusia tanpa disadari,” pungkas Rahman.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *