LBH Citra Justitia Sulbar Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

  • 22 Jul 2019
  • Mamuju
  • Sudirman Al Bukhori
  • 154
Gambar LBH Citra Justitia Sulbar Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Mapos, Mamuju – Ketua LBH Citra Justitia Sulbar, Rustam Timbonga mengajak masyarakat agar tetap peduli terhadap lingkungan.

Kegiatan ini, kata Rustam, bertujuan untuk mengangkat sejumlah isu lingkungan, baik green maupun brown issue. Green issue merupakan isu lingkungan berkaitan dengan tanaman dan hutan. Sementara brown isue berkaitan dengan beberapa bidang seperti pencemaran lingkungan dan sampah.

“Kita berikan pemahaman sekaligus mengajak masyarakat menjaga lingkungan. Kegiatan ini tanpa arti jika tidak dilakukan bersama-sama dengan masyarakat,” katanya, saat memberikan pemahaman tentang lingkungan kepada masyarakat di Dusun Ma’kollong, Desa Sandapang. Sabtu (20/7/2019) lalu.

Rustam berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mengembalikan suatu dusun yang indah dan nyaman bagi masyarakat.

“Kami ingin memberikan inspirasi dan motivasi kepada generasi muda dan masyarakat sekarang untuk menjaga lingkungan mereka dalam berapresiasi, berekspresi, dan bereksploitasi terhadap potensi di bumi,” tuturnya.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Bonehau, Kalvin Kalambo turut hadir memberikan pemahaman tentang cara menjaga lingkungan.

Kalvin mengatakan, kontribusi yang diberikan bertujuan tercapainya gaya hidup sehat, dan hijau, pengurangan penggunaan plastik, botol, styrofoam, dan bahan-bahan sekali pakai.

“Masyarakat dan pemuda harus berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan, pencemaran oleh sampah plastik harus dicegah sedini mungkin. Anak muda harus aktif dalam menjaga lingkungan, terutama dari sampah plastik,” katanya.

Lanjut dia, anak muda harus bisa menjadi inspirasi bagi generasi lain untuk mau memulai melakukan hal-hal yang positif bagi lingkungan yang lebih baik di masa depan.

Karena apabila hal tersebut tidak dilakukan maka keberlangsungan lingkungan bisa terancam jika pencemaran oleh sampah terus terjadi.

Kalvin menjelaskan bahwa selain peran aktif anak muda, peran pemerintah juga berpengaruh penting. 

Pemerintah harus mengedukasi anak muda sejak dini terkait bahaya sampah plastik bagi lingkungan. Pemerintah harusnya lebih kreatif dalam memberikan edukasi.

“Untuk mengedukasi anak muda yaitu Edukasi secara dini kepada anak muda, kampanye kreatif tentang pengurangan sampah plastik, hingga pemanfaatan sampah plastik menjadi benda-benda ekonomis,” tambahnya.

Pemerintah mempunyai tugas penting mengedukasi anak muda dan masyatakat umum. Langkah tepat yang diambil untuk mengedukasi anak muda dan masyarakat.

Selain itu, lanjut Kalvin, anak muda harus menjadi ujung tombak dalam masyakat untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bahaya plastik bagi lingkungan.

Misalnya dilakukan dengan cara membagikan bahan bahan ramah lingkungan yang fungsinya sama dengan kantong plastik kepada masyarakat.

“Namun akan lebih baik lagi jika masyarakat membawa kantong sendiri ketika berbelanja. Jika itu bisa diterapkan bersama tentu akan sangat berdampak positif,” tandasnya.

(yose / usman)

Baca Juga