Lagi, Kapolres Majene Lepas Tukik di Sendana

Majene

Mapos, Majene – Demi melestarikan hewan dilindungi, jajaran kepolisian setempat gencar merawat telur penyu untuk ditetaskan menjadi tukik (anakan penyu).

Setelah Polsek Banggae, kini Polsek Sendana melepas tukik Rabu (23/5/2018 sekitar pukul 07.50 Wita di Pantai Dusun Naukkalukku Desa Lalattedzong Kecamatan Sendana.

Menurut Kapolsek Sendana, AKP Tahmrin Nur, tukik yang dilepas oleh Kapolres Majene AKBP Asri Effendy, SIK bersama Ibu Ketua Bhayangkari Majene didampingi dirinya bersama Ibu dilakukan sebagai wujud rasa peduli terhadap pelestarian salah satu binatang dilindungi.

Ia menyebut, berbeda dengan tukik yang dilepas ditempat lain dari hasil tetas oleh masyarakat, tapi tukik di Sendana ditemukan di pantai pada hari Selasa 22 Mei 2018 sekitar pukul 19.30 Wita oleh Ananda Dian Esti Dinata (11) pelajar beralamat di Lingkungan Somba Utara Kelurahan Mosso Kecamatan Sendana di samping rumah miliknya saat membersihkan gelas kotor.

Dari hasil temuannya itu, Ananda Dian kemudian melaporkan ke polisi setempat dan akhirnya pada Rabu hari ini Kapolres Majene bersama Ibu, Kapolsek Sendana bersama ibu, Lurah Mosso, Pemdes Lalattedzong, anak santri Masjid Raudhatul Ikhlas Polsek Sendana, Ustad Qadri (Pembaca doa), seluruh anggota Polsek Sendana dan beberapa orang masyarakat Kecamatan Sendana yang turut serta berpartisipasi melepas tukik.

Kapolres Majene AKBP Asri Effendy mengapresiasi bocah berusia 11 tahun yang telah menemukan tukik di Sendana.

Asri Effendy menyatakan seperti kata Thamrin, Kapolres Majene berterima kasih kapada masyarakat yang menemukan tukik atau anak penyu dan mengapresiasi kepada penemu tukik, karena dia telah turut membantu melestarikan salah satu binatang dilindungi di dunia.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *