KPU Mamasa Mencoklit

Pilkada

Mapos, Mamasa – Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kabupaten Mamasa didampingi dua komisioner KPU Provinsi Sulbar yakni, Adi Arwan dan Rehan Mas’ud menggelar apel bersama sejumlah Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Lapangan Tennis Kota Mamasa, Sabtu (20/1/2018).

Ketua KPU Mamasa Suriani Sosialisasikan Mencoklit.

Upacara tersebut digelar dalam rangka KPU Mencoklit (Cocokkan Data Teliti Bekerja) secara serentak seluruh Indonesia yang akan berlangsung 20 Januari-18 Februari 2018.

Pembina Apel. Devisi Data KPU Sulbar, Adi Arwan Alimin menyampaikan apel dilakukan sebagai kesiapan dalam mencoklit secara serentak se-Indonesia jika ditotalkan akan mengunjungi 1,9 juta rumah.

Lanjut dia, tiap PPDP didampingi PPS dan PPK Mencoklit minimal 5 rumah sepanjang 20 Januari atau 1 hari.

Adapun tugas PPDP dalam mencoklit yakni :
1. mencatat pemilih yang telah memenuhi syarat, tetapi belum terdaftar dalam daftar pemilih.
2. memperbaiki data pemilih apabila terdapat kesalahan
3. mencoret pemilih yang telah meninggal.
4. mencoret pemilih yang telah pindah domisili ke daerah lain.
5. mencoret pemilih yang telah berubah status sipil menjadi status TNI atau POLRI.
6. mencoret pemilih yang belum genap berumur 17 tahun dan belum kawin/menikah paa hari pemungutan suara.
7. mencoret data pemilih yang dipastikan tidak ada keberadaannya,
8. mencoret pemilih yang terganggu jiwa/ingatannya berdasarkan surat keterangan dokter
9. mencoret pemilih yang sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.
10. mencatat pemili berkebutuhan khusus pada kolom jenis disabilitas
11. mencoret pemilih yang berdasarkan identitas kependudukan bukan merupakan penduduk pada daerah yang menyelenggarakan pemilihan.

Sementara Ketua KPU Mamasa, Suriani.T Dellumaja usai apel menerangkan, jumlah PPDP 488 .DP4 ( Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu) disinkronkan DPT (Data Pemilih Tetap) terakhir saat Pilgub laki-laki 62.255, perempuan 60.405 sehingga total DPT 122.660. potensi DPT terakhir akan bertambah terutama pada pemilih pemula, namun tidak akan signifikan karena seiring bertambahnya warga pasti ada yang meninggal dunia.

Suriani mengungkapkan, tujuan mencoklit serentak dilakukan agar masyarakat mengetahui bahwa PPDP benar-benar jalan kelapangan tidak hanya ditempat saja.

(aji) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *