KPM Desa Taan Mengeluh Pembagian Rastra Tidak Merata

Peristiwa

Mapos, Mamuju¬†–¬†Penerima Beras Sejahtera (Rastra) di Desa Taan, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju diduga menyalahi aturan.

Pasalnya, sesuai aturan yang dikeluarkan Kemensos RI dilanjutkan ke Kemenko PMK RI, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) wajib menerima 10 kilo per karung dari per bulannya. Namun yang terjadi, KPM hanya menerima 8 liter.

Perlu diketahui, KPM wajib menerima 30 liter terhitung Januari hingga Maret 2018. Dengan rincian 10 liter per bulannya.

Dari informasi yang diterima mamujupos.com, ada dua dusun yang menerima 8 liter diantaranya, Dusun Taan dan Dusun Landa. Sedangkan di Dusun Tajimane, Dusun Serang hanya menerima 1 karung Rastra. Untuk di Kelurahan Kasambang, Desa Rante Doda, Kelurahan Galung dan Kelurahan Dayanina mendapat 30 kilo per KPM.

Dari sumber yang enggan dipublish namanya mengatakan, sebelum Rastra dibagikan kepada KPM, kami dikumpulkan oleh kepala Desa Taan, Rahmat. Dari hasil itu, Kepala Desa mengeluarkan kebijakan dengan dalih dibagi rata yakni 8 liter per orang,” terangnya.

Namun, kata Sumber, banyak KPM di Desa Taan mengeluh atas kebijakan yang dikeluarkan oleh Kepala Desa karena tidak sesuai peruntuhkan.

“Masa saya cuma dapat 8 liter, saya orang miskin pak, kami rapat di desa waktu itu hanya mengiyahkan saja, ternyata bisaji pale tidak dibagi rata seperti di kampung tetangga dibilang keluargaku pak, mereka dapat 30 kilo,” tutur Sumber. Senin (12/3/2018).

Ditempat terpisah, Pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Tapalang, Bahtiar mengatakan, bila benar hal itu terjadi maka sudah keluar dari aturan dan sangat melanggar.

“KPM wajib menerima sesuai hak mereka sebanyak 30 kilo (Januari – Maret 2018), bila KPM hanya menerima 8 liter per orang itu sudah melanggar dan tidak sesuai mekanisme,” ucapnya.

Ia menjelaskan, dari pendistribusian Rastra di Tapalang sebanyak 707 KPM dan di Desa Taan 135 KPM. Dari jumlah itu, KPM wajib menerima haknya tanpa dikurangi.

Lebih jauh ia menjelaskan, perlu diketahui, tugas kami selaku TKSK hanya sampai dalam tahap pendistribusian ke Desa, selanjutmya tugas kepala desa membagikan ke KPM melalui orang yang dipercaya. Adapun soal KPM menerima kurang dari ketentuan kami akan kroscek kebenarannya.

(toni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *