KPK Rilis, Polman Urutan Pertama Aduan Potensi Korupsi

Hukum

Mapos, Mamuju – Berdasarkan data yang di rilis KPK, total aduan potensi korupsi di 5 Kabupaten di Sulbar mulai tahun 2015-2018 sebanyak 56 aduan.

Polman menempati posisi pertama sebanyak 22 aduan. Disusul Mamuju 15 aduan.Terbesar ketiga Kabupaten Pasangkayu sebanyak 7 aduan.

Menyikapi banyaknya aduan masyarakat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ketua DPD Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gerak) Indonesia Sulbar, Arman meminta KPK untuk segera mengusut tuntas dan menindak lanjuti laporan masyarakat tersebut.

“Kami minta agar KPK segera menindaklanjuti potensi korupsi di 5 Kabupaten di Sulbar.Termasuk oknum pejabat dan Kepala Daerah yang memiliki kekayaan tidak wajar ,” ujar Arman. Rabu (11/4/2018).

Arman mengatakan sejak terbentuknya provinsi ke 33 di Indonesia belum ada oknum pejabat setingkat Kepala Daerah yang tersentuh KPK.

Padahal menurutnya, permainan oknum-oknum pejabat di Daerah ini sangat luar biasa.

“Jadi saatnya KPK menindak lanjuti laporan masyarakat yang berpotensi korupsi,” kata Arman.

Dia menegaskan, Gerak Indonesia se Nusantara siap mendukung KPK dan mengawal kasus korupsi di Sulbar.

Ketua DPD Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gerak) Indonesia Sulbar, Arman.

”Saya juga akan melaporkan hasil investigasi Gerak ke KPK adanya indikasi korupsi di Sulbar,” tandasnya.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *