Korban Banjir Curhat Belum Dapat Bantuan Tempat Tinggal

0
47

Mapos, MamujuĀ – Sekitar 42 kepala keluarga (KK) korban banjir bandang di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, hingga saat belum dapat lega.

Pasalnya, hingga kini mereka belum bisa kembali menempati rumahnya. Mereka masih berada ditenda-tenda darurat disekitar lokasi banjir di Lingkungan Simbuang, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju. Kamis (29/3/2018).

Salah seorang korban banjir mengatakan, seminggu setelah kejadian banjir, dirinya mengaku belum mendapatkan bantuan untuk memperbaiki tempat tinggal mereka yang hancur.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

“Walaupun kita mendapatkan bantuan berupa pakaian dan makanan, tapi kita belum bisa tenang dan beraktivitas dengan lega. Kita butuh tinggal,” kata Anto saat ditemui di tenda darurat dekat bantaran Sungai Karema.

Meski Menko PMK RI Puan Maharani juga sudah berkunjung ke lokasi banjir dan menyalurkan dana untuk perbaikan tempat tinggal, hingga saat ini mereka tetap bertumpuk di tenda-tenda darurat.

“Seandainya sudah ada bantun kayak balok, tiang, papan dan atap, pasti kita sudah bangun tempat tinggal. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan,” ujarnya.

Korban lainnya, Husna menuturkan pihaknya sampai saat belum mendapat kejelasan soal bantuan perbaikan rumah.

Para korban banjir masih berada di tenda-tenda pengungsian.

“Bantuan banyak masuk dari para dermawan namun sampai sekarang belum ada bantuan untuk perbaiki rumah, sudah satu minggu kami seperti ini, janjinya saja akan ada tapi sampai sekarang belum,” ungkapnya.

“Kita butuh atap, balok, papan, kalau mauki di sumbang kasihan biar itu atap lima lembar. Seandainya sudah ada terbangun semuami ini rumah bisa maki juga enak-enak,” lanjutnya.

(toni)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.