Konjen AS Lirik Mapos Untuk Bekerjasama

Nasional

Mapos, Mamuju – Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat di Jakarta melirik mamujupos.com untuk bekerjasama dalam beberapa programnya di Indonesia. Senior Information Specialist Kedutaan Besar Amerika Serikat Indar Junairdi, mengungkapkan, program-program itu sebenarnya sudah diumumkan namun peminatnya hanya sekitar Jakarta.

“Karena itu kami terjun langsung ke daerah-daerah dan memilih media maupun lembaga pers untuk diajak kerjasama. Pilihan itu berdasarkan subsyektifitas kami dan sudah tentu berdasarkan analisa logis. Program kami untuk media itu adalah Foreign Press Center Reporting Tours, Media Co-op. International Visitor Leadership Program (IVLP), Study of the U.S. Intitutes (SUSI),” ungkapnya saat bersilaturahmi dengan redaksi mamujupos.com di hotel d’Maleo, Kamis (27/04/2018).

Mantan wartawan LKBN Antara ini menambahkan, media yang dikunjungi adalah mamujupos.com, Sulbar Ekspres dan Radar Sulbar. Sedang lembaga pers yaitu PWI, AJI dan AMSI.

Senior Information Specialist Kedutaan Besar Amerika Serikat Indar Junairdi (kiri) dan Assistent Culture Attache  Kedutaan Besar Amerika, Emily G Abraham

“Saya yang datang duluan ke Mamuju. Setelah tim akan datang hari berikutnya dan saya jemput. Kami hanya mendampingi tim media yang menggelar pelatihan jurnalistik untuk siswa-siswi SMA di wilayah ini. Dan sebenarnya Sulbar merupakan wilayah kerja dari Komjen AS yang berkantor di Surabaya. Jadi sekalian saja kami bersilaturahmi,” tuturnya.

Dalam kunjungan itu, banyak diskusi yang berkembang. Banyak ide inivasi yang diungkap hingga melahirkan satu program utama yang akan didukung penuh Konjen AS.

Pemred mamujupos.com Herman Mochtar, mengatakan, silaturahmi Komjen AS itu merupakan kesempatan langka yang perlu direspon positif. Apalagi inti dari kerjasama itu untuk peningkatan mutu SDM.

“Tidak mudah sebuah negara besar memberikan peluang kerjasama ke daerah-daerah. Terlebih pada kami, media yang masih perlu banyak bebenah. Tawaran kerjasama dari pemerintah setempat atau pengusaha lokal seklipun saja susah, apalagi tawaran dari sebuah negara besar. Ya, kami positivie thingking sajalah dan kami menerima dengan tangan sangat terbuka untuk pekuang itu,” tuturnya.

(maman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *