Kemudikan Kendaraan 4 Jam Wajib Istirahat 2 Jam

Majene

Mapos, Majene – Menurut data dari pihak Jasa Raharja, tercatat sekitar 70 persen pertahun meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas. Sementara dari kasus meninggal dunia dijalan terbanyak adalah dikarenakan pengemudi mengantuk saat mengemudi.

Pernyataan ini terungkap dalam rapat koordinasi Forum Komunitas Lalulintas (FKLL) di aula Kantor Universitas Terbuka Kabupaten Majene Rabu (9/5/2018) kemarin.

Menurut Kasat Lantas Polres Majene, AKP Rusli Said, setiap mengemudikan kendaraan jarak jauh atau jarak tempuh diatas empat jam perjalanan, pengemudi wajib istirahat dua jam.

Begitu seriusnya persoalan mengantuk kata Rusli Said, sampai sampai diatur dalam Undang Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), yakni pasal 106 ayat (1) disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

“Ada sanksi kok. Penuh konsentrasi maksudnya, ya tidak mengantuk. Jangan sepelekan soal mengantuk karena dapat mengakibatkan kecelakaan dijalan,” kata Rusli Said.

Melalui FKLL, pihaknya akan bersama-sama komunitas akan membangun rest area pada titik titik tertentu di sepanjang jalur trans Sulawesi dalam wilayah hukum Polres Majene.

“Kita akan bangun semacam gasebo untuk rest area di sejumlah titik. Ide ini muncul karena banyak pengemudi yang mengeluh enggan mampir ke warung warung atau rumah makan untuk beristirahat lantaran tidak punya uang. Melalui forum inilah kita mengatasi persoalan lalulintas,” ungkap Rusli Said.

Pada gasebo rest area katanya, akan dilengkapi sejumlah fasilitas seperti colokan charger, dan Wifi gratis. “Kita buat orang beristirahat senyaman mungkin,” kata Rusli Said.

Kasat Lantas yang baru menjabat di Polres Majene sebulan lalu ini berharap, solusi masalah lalulintas akan terbangun melalui FKLL dengan pelibatan semua pihak dan stakeholder terkait.

“Kita berharap FKLL segera bekerja paling tidak dimulai pada bulan ini,” tandas Rusli Said.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...