Kasus Pembunuhan, Polisi Gelar Olah TKP

Hukum

Mapos, Pasangkayu – Kepolisian melakukan olah TKP terkait pembunuhan yang terjadi di Perumahan jalan Trans Sulawesi Desa Pajalele Kecamatan Pedongga Kabupaten Pasangkayu pada Kamis (12/4/2018) malam.

Olah TKP yang dipimpin langsung oleh Waka Polres Pasangkayu Kompol Takdir Daud tersebut, menjelaskan bagaimana kronologi terjadinya pembunuhan.

Ia mejelaskan, bagaimana korban Mahmud (30) dibunuh dengan kejam oleh Basri (26) dan Anja (26), yang sebelumnya keduanya mengajak baku tikam satu sarung.

“Selepas melakukan penikaman tersebut pelaku melarikan diri dan bersembunyi di rumah keluarganya bernama Darwis,” terang Takdir Daud.

Adapun kronologis kejadiannya menurut Takdir Daud, sekitar pukul 19.00 Wita, kedua pelaku mendatangi rumah korban dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Smash, alasannya ingin menjenguk Mahmud. Kedua pelaku membawa gula, susu, dan kopi karena korban telah mengalami kecelakaan dan terbaring dirumahnya.

Sesampai keduanya dirumah Mahmud, korban dan kedua pelaku berbincang. Sempat korban meminta maaf atas ucapannya dua hari yang lalu. Namun kedua pelaku berkata sudah tidak bisa karena saya sudah membawa badik sesuai yang kita minta.

Pelakupun kemudian mengeluarkan badik yang diselipkan di pinggangnya dan langsung menikam korban di bagian dada sebelah kiri berulang kali.

Melihat suaminya ditikam, istri korban pun berteriak. Teriakan itu sempat didengar oleh tertangganya bernama Asmin dan langsung menuju rumah korban. Sesampainya Aswin didepan pintu, ia dihalangi oleh Anja (pelaku).

Dengan sisa tenaganya, korban sempat melarikan diri. Namun ia terjatuh.

Melihat korban masih bergerak, pelaku Basri kemudian menyerahkan badik kepada pelaku Anja dan menikam korban di bagian belakang leher sebanyak satu kali.

Kedua pelaku Penikaman diamankan Polres Pasangkayu.

“Pelaku berhasil ditangkap oleh tim Gabungan polres dan Polsek Mamuju Utara pada pukul 23.00 Wita serta barang bukti motor dan badik,” tutup Takdir Daud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *