Kasus Gizi Buruk Masih Ada di Mamuju

Mapos, Mamuju – Kasus anak dengan gizi buruk ternyata masih ditemukan di Mamuju, Sulawesi Barat, tercatat ada ditemukan seorang anak yang mengalami gizi buruk dan sekarang dirawat di RSUD Mamuju.

Dinda Wahyu (7), balita dari Desa Beru-beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju berada dalam ruangan Cempaka 6 di RSUD.

Dinda Wahyu (7), Pasien Gizi Buruk di Perawatan Campaka 6 RSUD Mamuju.

“Pemerintah Kabupaten Mamuju dan Provinsi Sulbar harus segera mengevaluasi tim kesehatan. Upaya perbaikan gizi sifatnya mendesak,” kata Ayu Setyawati Aktivis Kemanusiaan. Rabu (14/2/2018).

Ayu menilai gizi buruk ini adalah kelalaian Pemerintah Kabupaten dan Provinsi. Penyebabnya dua, masalah kesehatan dan kemiskinan.

“Sungguh ironis masalah gizi buruk masih saja terjadi di tengah percepatan pembangunan di Sulawesi Barat. Ini bukan cuma pekerjaan rumah pemerintah, tapi jadi perhatian kita atas nama kemanusiaan,” ucap Ayu.

Penanganan gizi buruk di Sulawesi Barat ditargetkan di bawah lima persen dan target gizi kurang, di bawah 15 persen. Pemerintah Provinsi Sulbar dan Kabupaten Mamuju diminta fokus pembangunan sumber daya manusia. Penanganan gizi buruk menjadi pintu masuk dan menjadi proritas.

Untuk menanggulangi gizi buruk, pemerintah dapat melakukan perbaikan asupan nutrisi, pengobatan, minimalisasi kebiasaan buruk, maksimalisasi keseimbangan ekonomi, serta ASI eksklusif. Umumnya anak mengalami kekurangan gizi pada usia 6 bulan ke atas.

(usman)

Baca Juga