Kapolsek Sampaga Berikan Tips Cegah Pernikahan Dini

Mamuju

Mapos, Mamuju – Saka Bhayangkara Ranting Sampaga menggelar sosialisasi dampak negatif yang ditimbulkan dari pernikahan dini.

Dengan sosialisasi tersebut, diharapakan bisa meminimalisir pernikahan dini yang banyak terjadi di wilayah Kecamatan Sampaga.

Saat menjadi narasumber, Kapolsek Sampaga Iptu Mukhtar mengatakan, upaya meminimalisir pernikahan dini adalah dengan mengedenpan pendidikan.

Menurutnya, di Kecamatan Sampaga masih banyak anak usia pelajar yang melakukan pernikahan dini.

“Pernikahan dini itu kan awalnya karena kesulitan ekonomi, sehingga dia tidak bisa meneruskan pendidikan yang lebih tinggi, akhirnya menikah. Setelah menikah, banyak yang pergi ke luar negeri jadi TKI,” katanya.

Mukhtar menambahkan, selain memicu pada meningkatnya angka perceraian, pernikahan dini juga berbahaya bagi kesehatan pelaku dan anaknya.

“Bahaya yang ditimbulkan dari pernikahan dini banyak. Baik yang berhubungan dengan kesehatan wanita, reproduksi yang belum matang, dan psikologi. Selain itu juga akan berdampak pada psikologi anak yang dilahirkan. Tak jarang juga memicu meningkatnya kematian ibu-ibu muda,” jelasnya.

Mukhtar berharap, dengan adanya sosialisasi, khususnya para pemuda dan pelajar jangan dulu menikah. Tetep menomorsatukan pendidikan.

foto/istimewa.

Selain memberikan pemahaman tentang dampak dari pernikahan dini, Kapolsek juga memberikan tips cara berlalu lintas yang baik.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *