Kapolda Sulbar Hadiri Peresmian Kodim 1427 Pasangkayu

Sulawesi Barat

Mapos, Pasangkayu – Komandan Korem (Danrem) 142 Tatag Kolonel Inf Taufik Shobri resmikan Kodim 1427 Pasangkayu Selasa (17/4/2018 pukul 09.20 Wita.

Dihadapan sebanyak 700 orang undangan yang hadir, diantaranya Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharuddin Djafar, M.Si, Bupati Pasangkayu Ir. H. Agus Ambo Djiwa, MP, Wakil Bupati Pasangkayu Drs. H. Muh. Saal, Dandim 1427 Pasangkayu Letkol Inf Abd. Kadir Tandiesak, S.Ag, Kapolres Matra AKBP Made Ary Pradana, SIK. MH, Ketua DPRD Kab. Pasangkayu H. Lukman Said, S.Pd, Sekda Pasangkayu Drs.H. Muh. Natsir, MM, Kepala Kejaksaan Negeri Pasangkayu Imanuel Rudi Pailang, SH.,M, Wakil Ketua Pengadilan Pasangkayu Estafana Purwanto, SH dan para tamu undangan lainnya seperti Kompi Personil TNI, 1 Pleton Personel Polri, 1 Pleton Personel Dishub,1 Pleton Personil Pol PP, 1 Pleton Personrl FKPPI dan 1 Pleton Siswa – Siswi Pramuka, Taufik Shobri berharap, berharap agar keberadaan Kodim yang baru diresmikan mampu memiliki visi dan misi yang jelas dan tegas sehingga dapat diimplementasikan di dalam lingkungan organisasi maupun dalam kehidupan di tengah-tengah masyarakat serta mampu mengedepankan transparansi dengan tetap mempedomani aturan yang berlaku dalam organisasi TNI AD sebagai upaya melakukan pembinaan satuan.

“Dandim harus memiliki komitmen yang tinggi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan melakukan berbagai improvisasi, motivasi, dan kreativitas secara positif sehingga satuan tersebut akan menjadi lebih baik,” tegas Taufik Shobri.

Tak lupa Taufik Shibri berterimakasih kepada Pemda Kabupaten Pasangkayu khususnya Pak Bupati Pasangkayu yang telah menghibahkan tanah dan lokasi untuk pembangunan Kodim 1427 Pasangkayu sehingga mempermudah pembangunan Makodim.

Ia mengatakan kepada anggota TNI di Kodim Pasangkayu memelihara dan tingkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa sebagai landasan moral didalam melaksanakan tugas.

“Pelihara dan tingkatkan kegiatan pembinaan teritorial yang mengarah kepada pertahanan matra darat sehingga binter tidak lagi berhubungan dengan politik praktis yang hal ini dapat disosialisasikan kepada masyarakat sehingga antara TNI dan masyarakat timbul satu persepsi yang sama serta tidak ada kecurigaan bahwa binter akan disalahgunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan kekuasaan kelompok tertentu,” kata Taufik Shobri.

Lebih jauh kata dia, jaga komitmen dan jatidiri TNI sebagai tentara pejuang, tentara rakyat, tentara nasional dan tentara profesional untuk selalu mendapat tempat dihati masyarakat.

Kemanunggalan TNI dengan rakyat katanya, merupakan kekuatan TNI dan hal tersebut menjadi pilar kekuatan bangsa untuk itu perkokoh terus kemanunggalan TNI rakyat dan jangan diciderai dengan tindakan yang tidak terpuji yang dapat menyakiti hati rakyat.

(Usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *