Kapolda Sulbar Beri Kuliah Umum di SMK Pelayaran

Mamuju

Mapos, Mamuju – Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar memberikan kuliah umum kepada para siswa siswi SMK Pelayaran Samudera bertempat di jalan Musa Karim. Kamis (1/3/2018).

Hadir pada Kegiatan tersebut, Dir Binmas Polda Sulbar, Kepala Yayasan Samudera Mamuju, Sekertaris Serta Staf Pengajar Yayasa, Pama Serta Pamen Polda Sulbar.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Yayasan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolda Sulawesi Barat yang meluangkan waktu untuk memberikan kuliah umum bagi para siswa-siswinya. Beliau berharap kuliah umum ini dapat memberi manfaat besar bagi siswa siswinya.

Kapolda Sulbar Brigjen Pol Bajaruddin Djafar Beri Kuliah Umum di SMK Pelayaran.

Kapolda Sulawesi Barat menyampaikan bahwa Polri punya motto PROMOTER . Kalian adalah Siswa yang unggul yang memiliki Keahlian Khusus. Jangan ragu untuk gali potensi diri. Jika kita mau jadi orang besar harus kenali diri dan gali potensi diri.

“Semua orang punya peluang untuk sukses tanpa harus melihat apa latar belakang, karena kesuksesan itu tergantung sebesar mana usaha, perjuangan dan doa kita,” tutur Kapolda.

Tidak hanya itu, Kapolda Sulbar juga mengajak para mahasiswa untuk mengembangkan potensi yang ada dalam diri setiap orang yang dibagi 2 hal yaitu “Potensi Emosional” adalah potensi yang ada pada manusia (belahan otak kanan) berfungsi untuk mengendalikan emosional dan bertanggung jawab dalam kesadaran diri dan “Potensi Mental” adalah kecerdasan dalam diri berhubungan degan kearifan di luar jiwa yang terbentuk oleh pendidikan agama.

“Kalau mau menjadi pemimpin yang baik dimanapun berada harus bisa jadi pengikut yang baik. Kalau mau menjadi Nahkoda yang baik maka harus jadi siswa yang baik pula,” ujar Kapolda Sulbar.

Kapolda Sulbar juga memberikan materi perihal pentingnya merawat kebhinekaan di Indonesia. Dengan merawat kebhinekaan, Indonesia akan tetap berdiri kokoh.

Apalagi, di Indonesia yang notabene dihuni oleh 1.340 suku berbeda tentu nilai kebhinekaan menjadi sangat penting. Terlebih dari masing-masing suku tersebut memiliki ciri khas bahasa dan tradisi yang berbeda. Tentu potensi konflik dari banyaknya suku di negeri ini harus mampu dikelola dengan baik. Beliau juga mengingatkan kepada para siswa- siswi pentingnya saling menghargai antar umat beragama.

Tidak lupa pula Kapolda Sulbar membuka sesi tanya jawab dan salah satu dari pertanyaan siswa tentang isu yang beredar bahwa benarkah masuk Polisi Itu Bayar ?, Kapolda Sulbar dengan tegas menjawab, masuk polisi itu gratis, tidak dipungut biaya, kalau ada polisi yang minta duit, laporkan dan hadapkan ke saya, semua itu tergantung dari usaha dan rejeki kalian masing-masing.

Pada akhir kegiatan Kapolda Sulbar memberikan himbauan tentang keselamatan berlalulintas dengan mentaati aturan lalulintas di jalan dan mengingatkan bahwa mulai tgl 05 – 25 Kepolisian Daerah Sulawesi Barat menggelar operasi tertib yang diberi sandi “Operasi Keselamatan Siamasei 2018”.

(toni)

(Humas Polda Sulbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *