Kapolda: AM Sudah 2 Kali Ingin Bunuh Diri

  • 12 Nov 2018
  • Mamuju
  • Sudirman Al Bukhori
  • 9
Gambar Kapolda: AM Sudah 2 Kali Ingin Bunuh Diri Ilustrasi

Mapos, Mamuju – Hasil otopsi oleh pihak RS Polewali, AM meninggal karena murni bunuh diri.

Keluarga korban pun ikhlas menerima setelah awalnya tidak yakin atas kematian AM.

“Saya sebagai kakaknya ikhlas. Adik saya murni bunuh diri,” ucap Sulaiman saat mengetahui hasi otopsi.

AM tewas lantaran gantung diri di ruang tahanan Polsek Urban Mamuju, pada Minggu (11/11/2018), pukul 12. 30 Wita.

Diduga AM mengakhiri hidupnya dikarenakan rasa malu kepada bosnya H. Cabu, salah satu pengusaha SPBU di Mamuju.

Jenazah AM kemudian ditemukan oleh salah satu piket jaga, saat hendak memberikan makan siang.

Sementara itu, Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar mengatakan, korban telah dua kali ingin mengakhiri hidupnya tapi gagal.

“Dua kali korban ingin bunuh diri tapi gagal,” kata Kapolda melalui pesan singkat whatsapp, Senin (12/11/2018).

Sebelumnya, AM terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan dan menjadi tahanan Polsek Urban Mamuju.

Sebelum ditangkap, AM sempat melarikan diri ke Makassar. Pihak Polsek Urban Mamuju pun berkoordinasi dengan Polsek Ujung Pandang untuk mencari pelaku.

AM diduga menggelapkan uang milik H. Sandi, anak dari H. Cabu sebesar Rp 23 juta. Dengan uang itupun, ia habiskan dengan berfoya-foya dan bermain poker online.

Pada Jumat, (9/11/2018), pukul 23.00 Wita, AM berhasil dibekuk di Makassar. Penangkapan AM berdasarkan laporan polisi nomor LP/77/XI/2018/Sulbar/Res. Mamuju/Sek. UR. Mamuju, tanggal 07 November 2018, dengan pelapor H. Sandi.

“Alasan AM mengambil uang milik bosnya karena, selama bekerja di H. Cabu kurang lebih 10 tahun, gajinya tidak pernah naik,” kata Kapolres Metro Mamuju Mohammad Rivai Arvan sesuai isi BAP AM saat diperiksa.

Menurutnya, AM ditemukan gantung diri sekitar pukul 12.30 Wita, sesaat petugas piket akan memberikan makan siang kepada AM.

Ilustrasi

Rivai menjelaskan, di dalam tahanan, AM ditempatkan sendiri. “AM sendiri, tidak ada tahanan lain,” sebutnya.

“Petugas yang berjaga pada saat itu telah diperiksa oleh Propam Polres Metro Mamuju,” tutup Rivai.

(usman)